Hukrim

Polres Kubu Raya Ungkap Temuan Mayat di Rasau Jaya

Pontianak – Satuan Unit Reskrim Polres Kubu Raya menangkap AD pelaku pembunuhan terhadap KA (76) Kubu di Jl. Sekunder C, Bintang Mas Satu, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Senin, 2 Desember 2019.

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengungkapkan, bahwa pembunuhan yang dilakukan AD karena sakit hati kepada korban. Menurut hasil penyelidikan, AD membunuh karena dendam kepada KA yang mengatainya di hadapan banyak orang.

“Pelaku melakukan pembunuhan karena dendam, sakit hati oleh si korban. Di mana korban pada saat itu bertemu dengan pelaku, kemudian mencaci maki dengan mengatakan kalau dia (AD) tidak layak hidup di dunia ini,” kata AKBP Yani Permana kepada Pada Selasa, 10 Desember 2019.

Dia menambahkan Sebelum membunuh, korban terlebih dahulu diajak bertemu oleh pelaku di lokasi yang cukup jauh dari pemukiman korban. Setelah terjadi cekcok, pelaku langsung menganiaya korban dengan sebilah pisau dan sebatang kayu hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah membunuh korban, pelaku kemudian membuang jasad korban di rawa-rawa yang letaknya tidak jauh dari lokasinya membunuh. Tiga hari setelah melakukan pembunuhan, barulah mayat korban ditemukan oleh Yakub, yang merupakan Ketua RT setempat dengan kondisi yang sudah membusuk,”katanya.

Ia melanjutkan Usai penemuan mayat korban, aparat gabungan dari Polsek Rasau Jaya, Polres Kubu Raya dan Jatanras Polda Kalbar melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap pelaku pada Minggu, 8 Desember 2019.

Yani menambahkan, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh ahli forensik RSUD Dr. Soedarso, meninggalnya korban akibat lemas lantaran banyaknya luka pada bagian kepala dan dada kiri korban. Tak cuma itu, hasil autopsi juga mendapati adanya luka gorok di bagian leher, patah tulang rusuk dan pendarahan di bagian kepala korban.

“Dari keterangan dokter forensik, ini kematian korban akibat mati lemas karena banyaknya luka di kepala dan luka memar pada bagian dada sebelah kiri,” tambahnya.

Adapun proses penangkapan terhadap pelaku, sambung Yani, dilakukan pada hari Minggu (8/12/2019). Sebelumnya, pelaku juga sempat diinterogasi oleh polisi atas dugaan pembunuhan pada kasus yang sama. Saat itu, pelaku belum bisa ditangkap karena pihak kepolisian belum memiliki dua alat bukti. Barulah pada hari Minggu pelaku berhasil diamankan karena ditemukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban yang ditenggelamkan pelaku ke parit serta adanya keterangan dari sejumlah saksi mata.

Kasus ini pun masih dilakukan pengembangan lebih lanjut oleh personel gabungan dari Polsek Rasau Jaya, Polres Kubu Raya dan Jatanras Polda Kalbar. Sebab, terdapat kemungkinan masih ada pelaku lainnya dari peristiwa ini.

“Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana seumur hidup. Pelaku kemungkinan juga bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana sembilan tahun karena sebelum membunuh, pelaku juga diketahui mengambil uang milik pelaku senilai Rp5,2 juta,”pungkasnya.

(Mil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top