Hukrim

BNN Kalbar Tangkap Bapak dan Anak Jadi Pengedar Narkoba

Pontianak - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar memusnahkan Narkotika jenis sabu dengan berat 5, 3349 Kg, pil extacy 5.015 dan narkotika jenis happy five 10.010 pada Jumat, 7 Februaari 2020. Pemusnahan dilaksanakan dihalaman kantok BNK Kota Pontianak.

Sebelum dimusnahkan barang bukti narkotika dan ribuan pil exstacy terlebih dahulu dilakukan tes. Pemusnahan juga dihadiri oleh wagub kalbar Ria Norsan, Perwakilan Kodam XII Tpr, Danlantamal, Kejati Kalbar dan Kepala Kementrian Hukumham Provinsi Kalbar.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar Brigjen Pol Suyatmo menerangkan bahwa pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 5, 3349 Kg, Pil Exstacy 5.015 dan Narkotika jenis happy five 10.010 berawal adanya laporan masyarakat akan adanya transaksi narkotika yang dikendali oleh seorang napi dari dalam lapas dan rutan.

Narkotika 5 Kg yang disita BNNP Kalbar.

"Dari laporan masyarkat tersebut oleh tim dilakukan lidik dan pulbaket kewilayah ambawang, sanggau dan pontianak. Sekitar jam 15.00 Wib bahwa tim mendapat informasi pelaku menuju ke salah satu hotel di Pontianak tenggara, selanjutnya tim melakukan pembuntutan atas pergerakan pelaku, " kata Brigjen Pol Suyatmo pada Jumat, 7 Februari 2020.

Selanjutnya pada pukul 16.00 Wib tim melakukan penggerebekan satu kamar hotel merpati yang didalamnya terdapat tersangka AG yang memiliki narkotika jenis sabu yang disimpan didalam tas ransel yang didalamnya ada 6 bungkus plastik berisikan sabu, exstacy dan happy five.

"Ketika diinterogasi tersangka mengaku menerima perintah dari para tersangka yang merupakan warga binaan yang berada di lapas dan rutan kota pontianak," ujarnya.

Kemudian tim melakukan koordinasi ke rutan dan lapas untuk mengamankan para tersangka lainya. Sekitar jam 02.00 wib tim mengamankan 4 orang tersangka lainya dan membawa ke kantor BNNP Kalbar untuk dilakukan proses lebih panjut.

"Dari lima tersangka yang diamankan, diantaranya AG warga Balai Karangan, Kabupaten Sanggau, AP warga binaan lapas kelas IIIA Po tianak, PH warga binaan kelas II Pontianak, SG warga warga binaan kelas IIA Pontianak dan IR warga binaan Rutan Pontianak. Para pelaku ini ada yang sudah divonis mati dan ada bapak dan anak yang jadi pengedar" katanya.

Sejumlah barang bukti yang diamankan, diantaranya 5, 3349 Kg Narkotika jenis sabu-sabu, 5.015 butir pil exstacy dan 10.010 Narkotika jenis Happy Five, Satu unit motor merk Yamaha Lexy dan 6 buah Handphone.

Sementara itu Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan meminta kepada penegak hukum agar memberikan hukuman mati kepada para pengedar narkoba supaya ada efek jera. "Saya minta para pengedar narkotika ini dihulum mati. Lebih baik mereka yang dihukum mati daripada masyarakat banyak menjadi korban akibat narkoba," pungkasnya.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top