Travel

Akhiri Perayaan Cap Go Meh 24 Replika Naga Dibakar

Pontianak - Puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2571 di Kota Pontianak diakhiri dengan pembakaran replika naga di Halaman Taman Pemakaman Yayasan Bhakti Suci di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (9/2).

Ritual pembakaran naga ini merupakan akhir dari seluruh rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

Replika Naga-naga berukuran besar hingga kecil dari berbagai yayasan di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya itu dibakar usai ritual tutup mata naga di Kelenteng Kwan Tie Bio.

Sebelum dibakar, para pemain naga dari puluhan yayasan berkumpul untuk sembahyang di Bhakti Suci. Satu per satu naga kemudian menampilkan aksi terakhirnya di hadapan para penonton. Setelahnya, Replika naga didoakan terlebih dahulu untuk selanjutnya dibakar.

Ketua Komunitas Budaya Tionghoa Pontianak Hendry Pangestu Lim mengungkapkan, ritual pembakaran naga menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa bertujuan mengembalikan naga ke nirwana atau kahyangan.

“Saat Replika Naga buka mata, kita memanggil naga ke bumi. Untuk mengembalikan naga ke kahyangan kita adakan ritual bakar naga,” kata Hendry Pangestu Lim.

Menurutnya, karena makhluk dari kayangan itu sebelumnya dipanggil, maka setelah selesai Cap Go Meh, mereka juga dikirim lagi ke kayangan dengan cara replika naga tersebut dibakar.

Hendry Pangestu Lim berharap, dengan selesai ritual pembakaran replika naga ini, Kota Pontianak, Kalbar khususnya seluruh Indonesia ada umumnya dapat aman, tentram dam makmur dan terhindar dari masalah apapun.

(Dika)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top