Regional

Gubernur Kalbar Minta Disnakertrans Lakukan Inovasi

Pontianak - Gubernur Kalbar H Sutarmidji meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalbar untuk dapat melakukan inovasi atau mengubah karena dari awal tidak setuju ada Balai Latihan Kerja.

"Balai Latihan Kerja itu Mubasir. Yang paling penting, Pemerintah harus lengkapi semua alat, praktek kerja atau laboratorium kerja untuk Murid SMK," kata H Sutarmidji, Rabu (12/2), saat Menjadi Inspektur Upacara Hari Keselamatan Kerja Nasional di Halaman Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar.

Jadi, Semua SMK harus dilengkapi dengan Laboratorium dengan baik, agar mereka memiliki keahlian dan mereka harus juga di sertifikasi supaya mereka memiliki nilai dan dibayar sesuai standar UMP/UMR.

Kecelakaan kerja, masih kata Midji, selalu berkaitan dengan upah yang murah sehingga kelengkapan-kelengkapan di Perusahaan tidak Standar dan mengakibatkan kasus-kasus kecelakaan kerja semakin banyak.

"Insyaallah, mulai Tahun ini, Pemprov Kalbar akan membangun Pusat Sertifikasi untuk menganti Balai Latihan Kerja ini," jelasnya.

Kemudian, untuk kedepan, para pencari kerja dari SMK maupun Perguruan Tinggi yang memerlukan sertifikasi Keahlian, maka para pencari kerja wajib mengikut latihan dan tes yang dilakukan oleh Pemerintah dan mengeluarkan sertifikasinya.

"Saya berupaya untuk mensinergikan dengan Program Presiden bantuan untuk para pencari pekerjaan yang lulus dan mendapatkan sertifikasi untuk mendapatkan tunjangan selama tiga bulan," pesannya.

Setelah tiga bulan dalam masa para pencari mencari pekerjaan, dan para Pencari kerja yang dapat kerja atau tidak dalam masa tiga, bantuan itu harua dihentikan.

"Program Pra kerja bukan untuk mengaji orang yang belum kerja tapi untuk membantu menambah keahlian bagi pencari kerja," ujarnya.

Dikatakannya, kedepan, Provinsi Kalbar lebih strategis untuk menciptakan lapangan pekerjaan dibandingkan dengan negara lain, sehingga tenaga kerja tidak boleh dibayar murah. "Makanya, Mereka harus di sertifikasi," ingatnya.

(Dika)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top