Hukrim

Polda Kalbar Tetapkan Tersangka Pemilik 6 Ton BBM Bersubsidi

Barang bukti Bahan Bakar Bersubsidi yang diamankan Ditpolair Polda Kalbar (Sumber Photo: Humas Polda Kalbar)

Pontianak – Polda Kalbar kembali menetapkan 1 orang tersangka dalam kasus penyelundupan 6 Ton BBM bersubsidi yang diangkut pada sebuah kapal ikan di perairan telok batang Kabupaten Kayong Utara. Hasil penelusuran penyidik, akhirnya menemukan pemilik BBM bersubsidi tersebut. Pemilik dengan inisial TTS warga Pontianak ditetapkan sebagai tersangka Kamis, (19/3)

Hal ini dibenarkan Direktur Polairud Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta, ia mengungkapkan saat ini total yang ditetapkan sebagai tersangka menjadi dua orang.

“Sebelumnya tersangka pertama yaitu Nahkoda Kapal KM. Karya Bersama yaitu TA, setelah dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya tersangka ke 2 yaitu pemilik 6 Ton BBM Bersubsidi inisial TTS (56) Warga Pontianak Selatan ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 19 Maret 202,"kata Kombes Pol Benyamin pada Senin, 23 Maret 2020.

Dia menambahkan kalau Untuk ABK sebanyak 7 orang sebagai saksi.
Dan surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke Jaksa Penuntut Umum.

Diberitakan sebelumnya, Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) dengan dipimpin Kasubdit, Akbp jamhury pada tanggal 13 Maret 2020 melakukan penangkapan sebuah Kapal KM Karya Bersama 1A GT di perairan Desa Pulau kumbang, Kecamatan Telok Batang Kabupaten Kayong Utara.

Dalam penangkapan terhadap kapal tersebut, petugas mendapatkan 6 Ton yang terdiri dari 28 Drum BBM jenis solar dan 2 Drum jenis pertalite. Seorang nahkoda dan 7 Abk pada saat itu diamankan dari lokasi dan dilakukan pemeriksaan di Mako DitPolairud Polda Kalimantan Barat.

Sumber: Humas Polda Kalbar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top