Regional

BPAS Pontianak Salurkan Bantuan Penyemprot Disinfektan Kepada Warga

Pontianak - Dalam upaya mencegah merebaknya Virus Corona-19 di Kota Pontianak, Badan Pemadam Api Siantan (BPAS) menyalurkan bantuan alat penyemprot virus corona-19 kepada Kesultanan Pontianak, Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar dan Kepada Ikatan Keluarga Besar Madura Kota Pontianak, Selasa (24/3).

Pembagian alat penyemprotan ini disebar di berbagi Wilayah di Pontianak Utara kepada para Lurah di Pontianak Utara sebanyak 100 buah dan Camat Pontianak Utara.

Nantinya, alat penyemprotan ini akan dibagikan kepada RW dan RT untuk penyemprotan disinfektan keseluruh pemukiman secara mandiri.

Ibrahim, salah seorang yang menerima penyaluran alat Penyemprotan dari BPAS menyampaikan ucapan terima kasih lepada para Donatur yang telah menyediakan alat penyemprotan yang di fasilitasi oleh BPAS.

"Kami sampaikan terima kasih kepada BPAS yang berperan aktif dalam mencegah virus corona ini. Insyallah, bamtuan ini akan kami gunakan di wilayah Pontianak Timur," ucap Ibrahim.

Dikatakannya, di wilayah Pontianak Timur memiliki Istana Kadariah dan Masjid Jami dan pemukiman padat penduduk dan termasuk rentah terhadap penyebaran virus corona ini.

Sementara itu, Sekretaris IKBM Kalbar M Fauzie juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur yanh mempercayai BPAS untuk menyalurkan alat penyemprotan ini.

"Ini wujud kebersamaan kita di Pontianak Utara," kata M Fauzie.

Dijelaskannya, kalau berbicara masalah kemanusiaan, peran BPAS sudah tidak perlu diragukan lagi, dan dengan adanya penyaluran alat penyemprotan ini dapat mencegah penyebaran virus corona ini.

"Kami harap, bantuan ini dapat menurunkan kepedulian masyarakat dalam mencegah virus corona ini," harapnya.

Tokoh Madura Pontianak Utara sangat mengharapkan semua pihak agar dapat mengetuk hatinya untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang telah diperbuat oleh BPAS.

"Kalau setiap RT memiliki alat penyemprotan secara masif disemua RT, Insyallah, apa yang menjadi ketakutan kita akan dapat kita atasi," prsannya.

Ini Persoalan kemanusiaan, dan persoalan kemanusian bukan menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama.

"Mudah-mudahan, apa yang diinisiasi oleh BPAS menjadi sebuah keteladanan ini di Pontianak Utara. Sesungguhnya, Pontianak Utara ini miniaturnya Indonesia," ujarnya.

Sekretaris Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar, Edy Zulkanaen menyampaikan apresiasi kepada BPAS yang turut serta berpatisipasi membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana Virus Corona ini

"Semoga, apa yang dilakukan BPAS menjadi motivasi kepada para pengusaha dan pejabat daerah untuk turut serta membantu masyarakat menanggulangi bencana virus corona ini," pinta Edy Zulkanaen.

Dengan adanya bantuan ini, kebersamaan Damkar Swasta dan masyarakat dapat terbina sehingga tali silaturrahmi dalam memerangi virus corona.

"Kebersamaan kita akan mengalahkan Virus corona," ucapnya.

Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar Ateng Tanjaya mengatakan, selama ini, Tugas, Pokok dan Fungsi Damkar Swasta ini dibidang kebakaran, namun saat ini, negara mengalami bencana virus corona, dan mau tidak mau, para relawan Damkar Swasta menjadi Garda Terdepan dalam penanggulangan bencana virus corona ini, paling tidak bersifat preventif.

"Kami turun karena arahan Wali Kota, dan BPBD. Kita tersentak dan mengajak, jangan tunggu hari esok, hari ini juga harus turun," kata Ateng Tanjaya.

Dikatakannya, dalam mengatasi persoalan kemanusian ini bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi tanggung jawab kita bersama.

"Memerangi virus corona ini menjadi tanggung jawab bersama," ingatnya.

Kalau hanya pemerintah maupun pejabat yang bekerja seperti ini tidak artinya, tanpa ditunjang oleh masyarakat untuk mempertahankan diri.

"Lebih baik mencegah dari pada penanggulangan. Kita serahkan bantuan alat penyemprotan ini kepada Muspika Pontianak Utara untuk disalurkan kepada yang berkepentingan agar bisa melakukan penyemprotan secara mandiri," kata Ateng Tanjaya yang juga Mantan Ketua Umun BPAS.

(Dika)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top