Kesehatan

Pemprov Kalbar Terima Ribuan APD Dari Gugus Tugas Nasional

Kadis Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menerima bantuan alat pelindung diri pada Sabtu, (04/04/20) Photo: Istimewa

Pontianak - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menerima bantuan alat pelindung diri (APD) sebanyak 80 Koli atau 4.000 pcs dari Gugus Tugas Nasional yang dikirim melalui asisten logistik Kodam XII TPR pada Sabtu, 4 April 2029.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson mengatakan, sebelumnya juga telah menerima bantuan 2.400 Rapid tes dari Kemenkes. Bantuan ada juga dari pngusaha, Kadin dan pengusaha peduli kalbar sekitar 1.880 pcs, jadi jumlahnya 4.280 pcs, bantuan tersebut juga sudah di sebar ke rumah sakit maupun Dinas Kesehatan di Kalimantan Barat.

"Untuk bantuan APD dan masker sudah kita bagikan semua ke rumah sakit kabupaten kota yang ada di Kalimantan Barat. Selanjutnya bantuan yang baru datang 80 Koli APD akan segera kita bagikan ke rumah sakit maupun Puskesmas yang mempunyai menangani pasien Covid-19,"ujar dr Harisson pada Sabtu, 4 April 2020.

Ia melanjutkan kepada Kepala Dinas Kesehatan maupun kepala rumah sakit yang sudah menerima Rapid tes untuk segera melaksanakan pemeriksaan rapid test kepada masyarakat. Dan pemeriksaan di prioritaskan kepada petugas kesehatan yang menangani langsung, para medis, dokter atau petugas di kamar mayat yang memandikan pasien.

" Kemudian pemeriksaan Rapid tes diprioritaskan kepada pasien dalam pengawasan yang mungkin belum menerima hasil pemeriksaan dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan pencegahan Penyakit. jadi, kalau memang belum ada hasil dari Jakarta maka harus langsung dilakukan pemeriksaan menggunakan Rapid test,"ujarnya.

Harisson menambahkan, pemeriksaan Rapid tes juga diprioritaskan kepada keluarga pasien yang positif Covid-19. Kemudian Dinkes segera melakukan pelacakan pasien menggunakan aplikasi agar kita tahu sebenarnya di mana yang sudah tertularkan Covid-19.

"Saya minta kepada kepala Dinas di Kabupaten kota, alat Rapid tes segera dibagikan ke puskesmas supaya rapid tes langsung dipergunakan,"tuturnya.

(Aj)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top