Hukrim

Polresta Pontianak Sita 3 Ons Narkoba dan Bekuk 4 Tersangka

Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin menunjukkan barang bukti narkoba 3 ons

Pontianak - Satuan Narkoba Polresta Pontianak Kota, Kalimantan Barat berhasil mengamankan 311,67 atau 3 Ons narkoba jenis sabu-sabu dan 10 pil ekstasi serta mengamankan empat tersangka pada Senin, 4 Mei 2020.

Kepala Kepolisian Polresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin, mengatakan, bahwa pengungkapan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu 311,69 atau 3 ons merupakan keberhasilan jajaran anggota Sat Narkoba dalam mengantisipasi peredaran narkoba di wilayah hukum kota Pontianak.

"Dalam dua hari berturut-turut anggota Satuan Narkoba Polresta Pontianak Kota berhasil mengungkap Kasus penyalahgunaan Narkoba dan menyita barang bukti Narkotika sebanyak 311,67 Gram (± 3 Ons) jenis Shabu
dan 10 butir jenis Ekstasi serta mengamankan 4 orang tersangka,"ujar Kombes Komarudin pada Senin, 4 Mei 2020.

Ia melanjutkan, bahwa team turun kelapangan Pada 1 Mei dan berhasil melakukan pengungkapan narkoba dan melakukan penangkapan terhadap 3 orang yang diduga membawa narkoba dalam bentuk sabu, di dalam sebuah mobil yang dikendarai oleh para pelaku berinisial AB,DP, dan SD.

"Setelah mobil yang dikendarai oleh para pelaku digeledah ditemukan narkotika jenis sabu dengan berat 81,67 Gram dan 10 (sepuluh) butir eksatcy yang siap diedarkan,yang rencananya akan di jual kembali ke Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang,"katanya.

Komarudin menambahkan, dari ketiga pelaku kemudian dilakukan pengembangan pada hari sabtu 2 mei, dan petugas kembali turun ke lapangan dan melakukan penggeledahan di salah satu rumah di Kota Pontianak yang didampingi pengurus RT. Dirumah tersebut ditemukan barang bukti seberat 2,3 ons yang ditemukan didalam tas selempang warna coklat yang berada didalam jok sepeda motor milik W, yang saat itu sedang terparkir diluar rumah dan W mengakui kalau barang tersebut adalah miliknya.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, keempat pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000.- (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10 Milyar,"ujarnya.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top