Hukrim

Geger! Penemuan Sesosok Mayat di Bengkel di Evakuasi Menggunakan APD

Kubu Raya - Sesosok mayat pria dalam kondisi tak bernyawa ditemukan di salah satu bengkel di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Senin, 18 Mei 2020 sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat pertama kali ditemukan oleh paman korban, hal tersebut disampaikan oleh pemilik bengkel

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, Iptu Charles BN Karimar menerangkan bahwa kasus penemuan Mayat masih di salah satu bengkel masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Tapi korban meninggal dunia diduga terjatuh ketika akan melakukan Pencurian.

"Korban meninggal dunia di duga terjatuh dari atas bangunan ketika akan melakukan Pencurian. Dan jasad korban saat ini akan kami evakuasi ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak,"kata Iptu Charles BN Karimar pada Senin, 18 Mei 2020.

Charles melanjutkan, dengan adanya informasi bahwa mayat korban pertama kali diketahui paman korban masih dalam pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Tapi dugaan sementara korban meninggal dunia ketika hendak melakukan pencurian.

"Informasi Paman korban mengetahui keponakannya meninggal di dalam bengkel ini masih kami lakukan pendalaman lebih lanjut,"ujarnya.

Sementara itu, pemilik bengkel Anam yakni Andre mengatakan kalau korban bukan merupakan karyawannya dan tidak mengenal korban. Mayat korban pertama kali diketahui pamannya tadi pagi ketika mendatangi bengkel untuk dibukakan pintu dan mengatakan kalau Mayat yang meninggal adalah keponakannya.

"Tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB paman korban mendatangi bengkel kami untuk dibukakan pintu dan mengatakan kalau mayat yang ada di bengkel merupakan keponakannya. Lokasi tempat korban meninggal ini tempat sarang walet yang kami bangun sekitar 15: tahun yang lalu,"katanya.

Ditempat terpisah, teman korban, yaitu Maulana mengatakan mengenal korban didalam rutan di Mempawah pada tahun 2018/2019 dan korban bebas pada tahun 2019. Terakhir saya melihat korban pada Minggu, 17 Mei 2020 ketika korban membelah ubi dan pisang di pasar Parit Baru sekitar pukul 16.00 wib.

"Terakhir saya melihat korban di pasar Parit Baru pada Minggu, 17 Mei 2020. sekitar pukul 16.00 WIB. Waktu itu korban sedang membelah pisang dan ubi,"ujarnya.

Pantauan dilapangan bahwa Mayat korban oleh Tim INAFIS oleh dievakuasi menggunakan alat pelindung diri (APD) dan mayat korban dimasukkan kedalam kantong sebelum di evakuasi ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak.

(Aj)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top