Regional

Wagub Kalbar : Tingkatkan IPM di Kalbar Dengan Mutu Pendidikan

Pontianak - Wakil Gubernur (Wagub) Kalbar H Ria Norsan meminta semua Instansi terkait di Provinsi Kalbar untuk dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar dengan meningkatkan mutu pendidikan.

Salah satu peningkatan IPM adalah di bidang pendidikan. Saat ini, pendidikan kita di Kalbar tahun 2019 mencapai kemajuan sedang yakni 67,65 angka ini naik dari tahun 2018 yakni 66,98 kemudian angka rata-rata lama sekolah di Kalbar 7,92, artinya lama sekolah masyarakat Kalbar hanya setara kelas 1 SMP sampai 2 SMP.

"Inilah tantangan bagi Kalbar untuk mencapai angka harapan lama sekolah yakni 12,5," kata H. Ria Norsan, Rabu (24/6) saat membuka acara Webinar dengan tema "Peningkatan IPM Kalbar melalui Pendidikan Inklusi dan Multikultural di Ruang Audivisual Kantor Gubernur Kalbar.

Dikatakannya, Pendidikan inklusi adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya sedangkan Pendikan multikultural sebenarnya merupakan sikap peduli dan mau mengerti (difference) atau politik pengakuan terhadap orang-orang dari kelompok minoritas dan melihat masyarakat secara lebih luas.

Penyebab dari anak-anak kita putus sekolah yang disebabkannya dengan salah satu masalah ekonomi karena orang tua tidak mampu, kemudian pernikahan dini dan dengan anak-anak putus pendidikan maka tingkat pendidikan kita rendah dan kepada IPM.

Kemudian upaya yang sudah dilakukan Pemprov Kalbar dalam peningkatan mutu pendidikan atau peningkatan IPM di Kalbar misalnya menganggarkan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBD bahkan lebih dari pada 20 persen kemudian memberikan biaya sekolah gratis di tingkat SMA/SMK supaya anak-anak kita setelah tamat SMP tidak ada lagi alasan tidak mampu untuk melanjutkan di tingkat SMA/SMK.

"Mudah-mudahan dengan program kita menggratiskan biaya sekokah SMA/SMK dapat mendongkrak mutu pendidikan dan IPM di Kalbar," harapnya

Masih kata Orang nomor dua di Kalbar, Pemprov Kalbar akan membangun SMA/SMK di Kabupaten misalnya di daerah terpencil akan kita bangun.

(Dika)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top