Hukrim

Dua Bangunan di Kubu Raya Rata Diamuk Excavator

Pontianak - Dua buah bangunan yang terbuat dari kayu beratapkan seng di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat hanya dalam hitungan jam sudah rata dengan tanah dibongkar menggunakan excavator pada Kamis, 6 Agustus 2020.

Pantauan di lapangan, pembongkaran bangunan tersebut dijaga sejumlah anggota Polres Kubu Raya, Satpolpp dan sejumlah warga yang katanya diminta menjaga proses pembongkaran tersebut.

Dilapangan juga terlihat dipasang baliho bertuliskan Tanah milik DRA. Siti Hartati Murdaya sesuai dengan sertifikat hak milik (SHM) NO .136600 luas tanah 4784 M2 dilarang masuk dan atau memanfaatkan ancaman pidana pasal 167 ( 1) KUHP pasal 389 KUHP pasal 551 KUHP.

Satu diantara pemilik bangunan yaitu Abdul Karim mengatakan, bahwa tanah yang dibangun untuk penyimpanan besi di beli dari seorang pada tahun 2010 dengan harga Rp725 juta dan memiliki surat adat.

"Tanah ini pernah kami gugat di Pengadilan dan putusanya NO, tapi sekarang dibongkar secara sepihak oleh orang yang kami gugat,"ujar Abdul Karim Kamis, 6 Agustus 2020.

Sementara itu, Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana membenarkan telah menurunkan personil untuk melakukan pengamanan proses pembongkaran bangunan. Dan Polisi yang ada dilapangan hanya membackup dari Satpolpp.

"Kami tidak dalam rangka pengamanan eksekusi, namun backup Satpolpp agar tercipta kondusifitas, masalah incraht dan sebagainya tanyakan pihak pemilik tanah,"ujar Yani.

Pihak yang membongkar bangunan tersebut ketika hendak dikonfirmasi oleh media ini tidak bersedia memberikan tanggapan. Justru malah menunjukan tiang beton yang ia klaim tiang batas yang dibuatnya pada tahun 2010.

"Mohon maaf saya tidak bisa di wawancara, tolong bapak lihat ini tiang batas yang kami pasang dibungkus menggunakan semen sehingga tiang pembatas tidak kelihatan lagi,"ujarnya.

(Rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top