Hiburan

Ini Waktu Yang Tepat Untuk Mengerjakan Shalat Dhuha

Photo: ilustrasi Shalat Dhuha

Waktu pelaksanaan shalat Dhuha dimulai ketika matahari meninggi setinggi tombak sampai sebelum zawal atau saat matahari tegak lurus. Di Indonesia, waktunya terbentang selama beberapa jam sejak 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum masuk waktu dhuhur.

Tetapi yang lebih utama yaitu diseperempat siang, sekitar jam 07.00 sampai sebelum tengah hari atau jam 12.00 WIB. Namun, alangkah lebih baik jika dilaksanakan pagi pukul 08.00 sampai dengan 10.00 Waktu Indonesia Bagian Barat.

Di wilayah Arab Saudi, waktu pelaksanaannya ditandai saat padang pasir terasa lebih panas dan anak unta beranjak. Hal ini di ceritakan dalam suatu kisah saat zaman Rasulullah SAW ketika salah satu Sahabat dari golongan anshor Zaid bin Arqam, saat beliau melihat sekelompok orang menjalankan ibadah shalat Dhuha.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

أنَّه رأى قومًا يُصلُّون من الضُّحى في مسجدِ قُباءٍ، فقال: أمَا لقَدْ علِموا أنَّ الصلاةَ في غيرِ هذه الساعةِ أفضلُ، قال: ((خرَجَ رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم على أهلِ قُباءٍ، وهم يُصلُّونَ الضُّحى، فقال: صلاةُ الأوَّابِين إذا رَمِضَتِ الفصالُ من الضُّحَى

“Zaid bin Arqam melihat sekelompok orang yang sedang melaksanakan shalat Dhuha. Kemudian ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini  ada yang lebih utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalat awwabin hendaknya dikerjakan ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top