Hiburan

Tata Cara Shalat Hajat Yang Mustajab

Photo: ilustrasi

Sholat Hajat itu sendiri adalah solat yang dilakukan ketika kita seorang muslim memiliki keinginan atau hajat dan berharap hajat tersebut akan dikabulkan atau dipermudah oleh Allah SWT. Salah satu dari sholat sunnah yang rutin dilakukan Rosulullah adalah Sholat Hajat.

Oleh karena kelebihannya, kita sebagai umat muslim kita harus mengerti bagaimana Tata cara sholat hajat yang benar, agar sholat kita bisa diterima Allah SWT.

Hajat tersebut bisa berupa kemudahan dalam mencari jodoh, rezeki, karir, ataupun perlindungan. yang terpenting haruslah memiliki tujuan yang baik dan sesuai dengan syariat-syariat islam agar sholat hajat yang dilakukan bisa diterima.

1. Waktu Sholat Hajat

Sesuai dengan tata cara sholat hajat yang benar, Sholat hajat sebaiknya jangan dilakukan pada waktu subuh hingga matahari terbit dan juga ketika setelah ashar hingga matahari terbenam, sebaiknya jangan melakukan sholat hajat dalam waktu tersebut.

Meskipun sholat hajat tidak terbatas oleh waktu, namun hal ini dianjurkan dilakukan pada saat malam hari. Terutama pada sepertengah atau sepertiga akhir malam.

2. Ketentuan Melaksanakan

Tentunya sebelum melakukan sholat hajat ini, kamu harus mensucikan diri dari hadast kecil dengan cara berwudhu. Namun, jika kamu memiliki hadast besar baiknya kamu melakukan mandi wajib untuk mensucikannya. Baik badan ataupun tempat ibadah haruslah suci dan bersih.

Tata cara Sholat Hajat tidak memiliki perbedaan dengan sholat-sholat sunnah lainnya. yang membedakan hanyalah bacaan niat sholatnya saja dan juga setelah membaca Al Fatihah dianjurkan Membaca salah satu surat pendek dari Alquran. Sebenarnya, bacaan surat Alquran bisa menggunakan surat mana saja. Tapi, lebih diutamakan jika pada raka'at kedua Surat Al-Ikhlas sebanyak 3 kali.

Selesai mengerjakan sholat hajat dilanjutkan dengan membaca doa sholat hajat atau boleh juga sebelum berdoa, lebih baikl membaca dzkir terlebih dahulu. Dan ebih bagus lagi jika selesai mengucapkan salam bersujud dengan maksud tadzallul (merendahkan diri pada Allah Ta’ala).

Saat melakukan sujud ini kita membaca Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim sebanyak 10 kali.

Setelah itu kita membaca Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad sebanyak 10 kali.

Dan yang terakhir membaca doa Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar yang artinya:

“ Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

Dalam tata cara sholat hajat, doa yang sering dipanjatkan Rasulullah ini dibaca sebanyak 10 kali.

Agar Sholat Hajat yang dilakukan mustajab, kita harus mengetahui tata cara sholat hajat yang benar menurut Rasulullah SAW, berikut adalah urutannya:

1. Membaca Niat Sholat Hajat

2. Membaca doa Iftitah dan Al-fatihah

3. Membaca suratan pendek
pada tata cara sholat hajat ini, alangkah baiknya membaca surah Al-Ikhlas pada raka’at pertama ataupun Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua kamu bisa membaca ayat kursi.

4. Ruku dengan tuma’ninah

5. I’tidal dengan tuma’ninah

6. Sujud dengan bacaan tuma’ninah

7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah

8. Sujud kedua dengan tuma’ninah

9. Melakukan Raka’at kedua,

Dalam melakukan raka’at kedua tata cara sholat hajat yang dilakukan sama dengan rokaat pertama. Namun pada raka’at kedua suratan pendek yang sebaiknya dibaca ialah ayat kersi. Meskipun kamu bisa membca surat lainnya.

10. Salam Setelah raka’at kedua selesai,

kamu bisa mengakhirinya dengan salam. Namun apabila kamu ingin melanjutkan sholat hajat, kamu bisa kembali berdiri setelah melakukan salam.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top