Nasional

Aliansi Mahasiswa Akan Demo Besar-Besaran Jika UU Cipta Kerja di Terbitkan

Pontianak - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja di Bundaran Tugu Digulis Untan Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak Kalimantan Barat pada Sabtu, 17 Oktober 2020 sekitar pukul 15.30 Wib.

Aksi unjuk rasa kali ini digelar sedikit berbeda dari demonstrasi sebelumnya. Mereka membawa pesan kepada anggota DPR RI yang ada di Senayan dengan melakukan pertunjukan teater pendek yang diperankan oleh dua orang pria dan dua orang wanita yang merupakan pengunjuk rasa.

Teater pendek itu, mempertunjukan ada seutas tali yang dililitkan dileher para petani dan kaum buruh. Setelah teater digelar sejumlah mahasiswa kemudian membakar properti berbentuk kuburan yang diatasnya terdapat batu nisan bertuliskan "Keadilan Wafat".

Koordinator aksi unjuk rasa Angga Martha mengatakan, aksi demo kali ini masih menyampaikan aspirasi yang sama dari demo yang sebelumnya yaitu menolak Omnibus Law cipta kerja dan meminta kepada Presiden untuk membatalkanya.

"Kami meminta UU cipta kerja ini dibatalkan, apabila pemerintah tetap kekeh dan menerbitkan, kami aliansi mahasiswa Kalimantan Barat akan melakukan aksi besar-besaran dan melawan,"ujar Martha pada Sabtu, 17 Oktober 2020.

Ia melanjutkan, apabila UU Omnibus Law cipta kerja oleh pemerintah tetap diterbitkan maka bakal ada momok yang menakutkan. Yaitu, salah satunya UU Pertanahan yang mana pemerintah bakal mengizinkan dan membolehkan kepada investor menggunakan tanah tersebut selama belasan Tahun.

"Apabila UU cipta kerja ini tetap di terbitkan, maka kami akan melawan. Dan Sebagai pesannya api yang kami nyalakan merupakan simbol,"tuturnya.

Sementara itu, pantau dilapangan aksi unjuk rasa berlangsung tertib, aman dan lancar dengan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian Polresta Pontianak dan sejumlah anggota TNI-AD. Sekitar pukul 17.30 pada pendemo membubarkan diri.

(Ri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top