Geger! Oknum Satpam Cabuli 9 Anak Bawah Umur di Kalbar

  • Whatsapp

Bengkayang – Seorang oknum satpam berinisial JP diamankan anggota Polres Bengkayang karena melakukan tindak asusila kepada 9 wanita anak dibawah umur pada Kamis, 21 Januari 2021. Atas perbuatan bejat itu sekarang pelaku mendekam di rumah tahanan Polres Bengkayang.

Kepala Kepolisian Polres Bengkayang AKBP NB. Dharma menerangkan, dalam melancarkan aksi bejatnya kepada 9 anak didiknya pelaku melakukan bujuk rayu korban dengan pengobatan alternatif batin berkunci. Karena pelaku memiliki sanggar di daerah Sungai Betung.

Bacaan Lainnya

“Dalam melancarkan aksinya, pelaku melakukan bujuk rayu dan dengan modus pengobatan alternatif batin berkunci,”ujar Dharma pada Kamis, 21 Januari 2021.

Dharma melanjutkan, terkait batin berkunci korban sama sekali tidak mengerti. Tapi, pelaku terus menakut takuti dengan mengatakan kalau korban menderita penyakit yang harus diobati, dan apabila dibiarkan bisa semakin parah. Hal tersebut dikatakan pelaku melalui chat whatsaap kepada 9 korban.

“Karena takut, selanjutnya para korban mendatangi rumah pelaku meminta untuk diobati batin berkunci,”ujar Dharma.

Ia menambahkan, untuk melancarkan aksinya pelaku pun menyiapkan akal liciknya dengan mengatur segala sesuatunya untuk pengobatan alternativ batin berkunci. Hal tersebut dilakukan oleh pelaku disaat istri pelaku sedang tidak ada di rumah.

“Untuk meyakinkan korban, pelaku mengatakan kalau pengobatan batin berkunci bisa menangkal sihir, santet dan banyak lagi yang lainya. Pelaku juga mengatakan dengan berkunci batin badan jadi bersih dan suci,”katanya.

Lanjutnya, setelah 9 muridnya sudah tiba dirumah, satu persatu korban di obati dengan ritual batin berkunci. Caranya, korban diminta berdoa sembagi memegang patung, beras kuning yang berada tepat diruang tamu. Selanjutnya pelaku membakar kemenyan dan kemudian korban diminta menghisap asap kemenyan yang dibakar tersebut.

“Setelah korban menghisap asap kemenyan yang terbakar, korban mulai merasa pusing. Disaat itulah korban diminta masuk ke dalam kamar dalam keadaan tanpa busana. Selanjutnya korban diminta baring diatas kasur dan badan korban ditutup dengan kain sarung dan kemudian pelaku menempelkan daun sirih diatas kemaluan korban,”tuturnya.

(Fai)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *