Menilik Border Aruk Sajingan di Penghujung Negeri Indonesia

  • Whatsapp
Foto : Border Aruk Sajingan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Pontianak – Jika sedang berkunjung ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat jangan lupa mampir ke objek wisata Border Aruk. Tempat wisata ini berada di penghujung negeri berbatasan langsung dengan negara Indonesia – Malaysia. Objek wisata ini diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Tahun 2017.

Untuk berkunjung ke objek wisata Aruk, kalian bisa melalui jalan darat. Jarak tempuhnya dari Kota Sambas sekitar 1,5 jam, dan jika dari Bandara Supadio Pontianak sekitar 8 jam. Saat menuju kesana ada dua kabupaten kota yang akan dilewati, yaitu kota Mempawah dan kota Singkawang yang biasa disebut kota “Amoy”.

Bacaan Lainnya

Kemudian, ruas jalan yang akan dilalui terbilang cukup baik, karena sudah ber aspal. Namun, waspada dan meski hati hati karena saat menuju ke Border Aruk ada jalan yang berbelok-belok dan jurang yang curam.Tapi, di pertengahan jalan menuju ke objek wisata ada spot yang indah untuk berfoto selfi. Nah, anda bisa berhenti sejenak sembari istirahat, setelah itu bisa mengabadikan momen itu bersama teman atau keluarga.

Saat tiba di objek wisata Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, anda akan disambut oleh bangunan menjulang tinggi menyerupai “Tameng” khas suku Dayak. Dan di bagian bawah terlihat ada tulisan PLBN Aruk. Kemudian di bagian sebelah kanan ada bangunan rumah singgah bertingkat.

Selanjutnya, ada fasilitas bangunan Masjid, kantor Imigrasi, Patung air mancur, BNN, fasilitas kesehatan dan pertanian. Dan ada gerai Warung kopi, sentra penjualan hasil kerajinan tangan kain tenun khas Sambas, kuliner dan buah jeruk.

Wakil Bupati Kabupaten Sambas, Hairiah mengatakan, bahwa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, sudah di buka sejak Tahun 2017, dan saat itu yang meresmikan Presiden Joko Widodo. Sejak diresmikan oleh Jokowi kata dia, PLBN langsung populer menjadi objek wisata yang terbesar di Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.

“Border Aruk ini dulu yang meresmikan pak Presiden Jokowi, dan semenjak itu langsung populer. Karena PLBN ini sudah memiliki fasilitas insfratruktur yang lengkap dan jarak tempuh ke Malaysia lebih dekat,”ujar Hairiah pada Jumat, 9 April 2021 usai menghadiri kegiatan peluncuran Gerbang Pembangunan Perbatasan Terpadu 2021.

Ia mengatakan, untuk saat ini PLBN Border Aruk Sajingan untuk sementara memang masih di tutup karena masih masa pandemi COVID-19. Dan aktivitas juga di tiadakan, kecuali Pekerja Migran Indonesia yang pulang dari Malaysia, itupun harus melalui Tes Swab PCR dan dikarantina terlebih dahulu sebelum pulang ke Indonesia.

“Untuk Pekerja Migran Indonesia yang pulang melalui PLBN Aruk Sajingan, kami berlakukan tes Swab PCR dan meski di karantika terlebih dahulu untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,”tuturnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *