Gubernur Kalbar Tinjau Tempat Persiapan Isolasi Covid-19

  • Whatsapp

Pontianak – Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum meninjau kawasan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalbar sebagai Lokasi untuk Isolasi Penderita Covid-19 di Jalan Abdul Muis, Tanjung Hulu Pontianak Timur. Minggu (11/7).

Bersama Gubernur Kalbar juga hadir Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dr. Harisson, M.Kes, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Drs. Sugeng Hariadi, M.M dan Kasat Pol PP Provinsi Kalbar, Y.Anthonius Rawing, S.E., M.Si., serta Perwakilan dari LPMP Provinsi Kalbar beserta Jajarannya.

Bacaan Lainnya

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji,S.H.,M.Hum mengatakan bahwa kunjungannya ke LPMP Kalbar adalah untuk mempersiapkan tempat Isolasi yang disiapkan oleh Pemerintah.

“Penempatannya diperuntukan bagi penderita Covid-19 yang sebelumnya Perawatan Mandiri tanpa rumah sakit yang sebelumnya di UPELKES dan dari Masyarakat yang isolasi mandiri dirumah untuk pindah disini,” kata . Sutarmidji,S.H.,M.Hum.

Penempatan Penderita Covid-19 yang nanti menempati kawasan LPMP Provinsi Kalbar adalah Penderita Covid-19 yang CT-nya 20 sampai 35 kalau ada gejala batuk dan pilek disini saja sedangkan untuk CT-nya sampai 20 tanpa gejala isolasi di UPELKES Siantan kemudian untuk Penderita Covid-19 yang bergejala dan harus menggunakan alat harus dirawat di Rumah Sakit.

Dikatakannya, Kapasitas untuk di LPMP Kalbar dapat menampung 350 orang untuk penggunaan dua gedung sedangkan di UPELKES bisa menampung kapasitas 100 orang.

“Jadi Intinya Pemprov Kalbar punya tiga cara Penanganan Covid-19, yang pertama bagi Penderita yang bergejala perlu alat bantu karena Komorbid-nya itu dirawat di Rumah sakit, kemudian bagi yang bergejala ringan tanpa Komorbid CT-nya 20 sampai 35 itu di rawat di UPELKES tapi tentunya kita punya standar pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selanjutnya bagi yang CT-nya 20 sampai 35 bergejala ringan dirawat di LPMP Provinsi Kalbar”. jelasnya.

Dengan dirawat disini, Gubernur mengharapkan penderita Covid-19 bisa lebih tenang karena tersedianya peralatan dan dokter, jika dibandingkan dengan dirawat di rumah yang bisa mengkhawtirkan keterjangkitan bagi yang lainnya.

Untuk daya tampung rumah sakit sekarang ini fluktuatif, kadang naik dan turun serta Gubernur menyarankan Kepada Rumah Sakit untuk jangan memindahkan pasien yang sudah menggunakan oksigen dan tidak boleh lepas dari oksigen untuk pindah kerumah sakit lain, walaupun dari pihak keluarga meminta pindah, hal itu untuk menjaga pasien tetap aman.

“Karena penderita Covid-19 tidak boleh lepas dari penggunaan oksigen. Dimulainya Penempatan Penderita Covid-19 di Gedung LPMP Provinsi kalbar akan dimulai hari Rabu ini,” ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *