Tanah Urug Proyek Perkuatan Tebing Jalan Perdana Dipertanyakan?

  • Whatsapp

Pontianak – Untuk mengantisipasi terjadi banjir dan genangan air karena curah air hujan. Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 telah membangun Proyek Pembangunan perkuatan tebing di Jalan Perdana Pontianak Kota, Kalimantan Barat pada Senin, 11 Oktober 2021.

Dari pantauan media ini dilapangan proses pembangunan proyek ini hampir selesai. Terlihat ada tanah berwarna kuning yang dihampar untuk menguruk spot yang kosong. Posisi tanah ini dipinggir jalan diantara jalan dan proyek perkuatan tebing.

Bacaan Lainnya

Selain ada tanah berwarna kuning, ada juga tanah berwarna hitam yang diduga tanah sisa galian parit. Tanah berwarna hitam ini posisinya ada yang sudah tertimpa tanah berwarna kuning. Tanah berwarna hitam ini volumenya cukup banyak, karena telah dihampar pada spot yang kosong sebelum di urug tanah berwarna kuning.

Pejabat Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 Provinsi Kalimantan Barat, Darwadi mengatakan, bahwa tanah berwarna hitam Itu bukan hasil galian parit, tapi tanah bongkaran bangunan lama. Galian sedimen dibuang di Purnama ujung.

“Betul itu bukan lumpur tapi galian lama yang dulu dikumpulkan di ujung setelah ditiriskan dikembalikan, kekurangannya baru ditimbun tanah dari luar,”ujar Darwadi Senin, 11 Oktober 2021.

Ia menambahkan, Yang dibayar hanya galian bukan tanah timbunan, kecuali tanah yang didatangkan. Volume tanah di datangkan pasti berkurang, timbunan yang kita bayar sesuai volume tanah yg didatangkan,”ujarnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *