Curi Puluhan Motor Satu Keluarga di Sintang Masuk Penjara

Sintang – Kepolisian Polres Sintang berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan unit kendaraan sepeda motor yang dilakukan oleh satu keluarga di Kabupaten Sintang, Rabu (9/2) Pagi. Dalam pengungkapan kasus ini ada 6 orang pelaku yang ditangkap.

Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian, menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengamankan 6 orang tersangka yang dimana salah satunya masih berupa anak dibawah umur sehingga diperlukan penindakan khusus.

Bacaan Lainnya

“Ada 6 tersangka yang berhasil kami amankan, yaitu berinisial AR (51), EL (35), AY (16), YK (50), YAA (46) dan S (43) yang terdiri dari ketiga orang (Satu Keluarga) sebagai pemetik atau yang melancarkan aksinya serta tiga lainnya sebagai penadah dari hasil curian motor tersebut,”ujar Tommy dikutip pada Rabu, 9 Februari 2022.

Ia menambahkan, modus pencurian yang dilakukan oleh 6 tersangka ini dengan cara menyasar kendaraan-kendaraan yang posisinya berada di tempat parkir ataupun sejenisnya dimana kendaraan tersebut dalam keadaan tidak terkunci stang.

“Pelaku melancarkan aksinya siang hari dan malam hari dengan sasaran kendaraan yang tingkat keamanannya minim. Salah satu contohnya motor yang tidak terkunci stang. Mengingat para pelaku tersebut tidak mahir sehingga mereka tidak dapat mengambil kendaraan yang posisinya terkunci stang,”tambah Tommy.

Dikatakannya lagi, modus pelaku ini membawa kendaraan dengan cara didorong, sehingga masyarakat tidak curiga dikarenakan pada saat mendorong mereka terlihat seperti keluarga yang kendaraanya kehabisan minyak atau bensin jadi tidak ada kecurigaan di sana.

“Untuk jumlah kendaraan yang berhasil dicuri oleh tersangka berjumlah 53 unit sepeda motor yang mana 46 diantaranya sudah terdata dalam laporan kehilangan yang tersebar di Polres Sintang, Polres Melawi, Polsek Sintang Kota dan Polsek Sungai Tebelian serta 7 (tujuh) unit lainnya belum terdata atau tidak ada laporan kehilangan,”katanya.

Lebih lanjut, Tommy mengatakan, Dalam kasus tersebut terdapat juga kerjasama antar pencuri dan penadah dimana aksinyanya dilakukan setelah mendapat request atau permintaan dari sang penadah terkait jenis motor apa-apa saja yang saat ini dibutuhkan.

“Dari hasil yang kita temukan, aksi tersebut dilakukan oleh tersangka dalam hal ini si pemetik atau satu keluarga lantaran terlilit hutang oleh rentenir sehingga dari tahun 2020 mereka mulai melancarkan aksi pencurian motor tersebut” Pungkas Kapolres.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat Sintang terkait keamanan kendaraan agar ditingkatkan supaya kejadian-kejadian seperti ini tidak sering terulang.

“Pencuri melakukan aksinya tidak lain karena masyarakat juga ada yang lalai terhadap keamanan kendaraannya maka dari itu saya sampaikan berulang-ulang biasakan ketika meninggalkan kendaraan pastikan dalam keadaan terkunci stang terlebih jangan sampai meninggalkan kunci motor di kendaraan,”imbau Tommy.

Sementara itu, saat tersangka ditanya sejumlah wartawan kenapa sampai membawa anaknya yang masih dibawah umur, dijelaskan bahwa anaknya selalu menempel atau selalu ikut dengan sang ibu selain itu si anaknya sendiri juga kerap mengingatkan agar kedua orangtuanya ini menghentikan aksinya lantaran takut tertangkap.

“Anak saya sudah mengingatkan agar saya berhenti karena takut kena tangkap,”tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.