Polsek Cengkareng Tangkap Pelaku Penganiaya Anak Bawah Umur

Jakarta – Kepolisian Polsek Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus penganiayaan tehadap bocah 1,5 Tahun yang dilakukan dua orang asisten rumah tangga di Komplek Golf Lake Residence, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kepala Kepolisian Cengkareng Polres Metro, Jakarta Barat Kompol Ardhie Demastyo menjelaskan, pihaknya yang menerima laporan dari ibu korban langsung datangi lokasi kejadian.Tapi pelaku penganiayaan baru bisa ditangkap Polsek Cengkareng baru satu karena ART lainnya melarikan diri usia video itu beredar di WA.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil informasi dilakukan penganiyaan anak majikan direkam kamera CCTV dan direkam masyarakat yang ada disekitar komplek,” ujar Ardhie melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis, 16 Maret 2022.

Ia menambahkan, Satu pelaku lainnya sedang diburu karena melarikan diri ke kampung halamannya di Lampung.
Ia juga belum bisa beberkan motif pelaku penganiayaan karena masih dilakukan pemeriksaan secara intensif.

“Inisial pelaku yang diamankan yaitu RN dan satu pelaku lainnya belum diketahui,” tambah Ardhie.

Lebih lanjut, Ardhie mengatakan, bahwa dari rekaman CCTV yang ada disekitaran lokasi pelaku melakukan pemukulan tiga kali, namun saat ditanyakan ternyata dua pelaku sudah beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap korban yang masih berumur tiga tahun sampai 1,5 tahun.

Sementara itu, orang tua korban, VE menceritakan, dirinya baru beberapa bulan tinggal di komplek tersebut. Dan mengetahui kalau anaknya di aniaya oleh asisten pembantu rumah tangga dari sebuah rekaman CCTV dan tersebar di WS group komplek.

“Saya kan baru di komplek ini, dikomplek ini kan ada grup WA karena saya belum masuk grup WA saya belum tahu, tahunya dari warga sekitar pagi-pagil lalang nengokin keadaan rumah saya, lalu dikasih tahu videonya anak saya, datang ada ke sini RT serta RW betul anak saya tahu dari warga sekitar,”ujar VE.

Ia mengatakan, Ternyata kedua pelaku tidak menyadari aksi penganiayaan terhadap anaknya yang masih bocah di bawah umur itu terekam CCTV milik tetangga. “Saya tidak mengetahui kapan peristiwa penganiayaan itu terjadi, tapi ia baru mengetahui hari ini. Dan saya tidak menyangka kalau kedua ART nya tega menyiksa anaknya hingga mengalami memar dibeberapa bagian tubuhnya,” katanya.

Dilanjutkan oleh VE, selama ini kedua ART nya tidak menunjukan gelagat seperti penyiksa anak-anak dan tak pernah membentak buah hatinya.
Dan sering menasehati kedua ART nya untuk sabar mengurus kedua anaknya yang masih kecil. Namun ia melihat ada keanehan pada anaknya berusia tiga tahun ada bagian merah di wajahnya.

“Tapi kata ART saya dia habis lari-larian jadi wajahnya merah, tapi pas ditanya anak saya cuma bisa nangis saja,”tutup VE.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.