Polres Sanggau Tangkap Warga Rasau Jaya Bawa Narkoba 4 Kilogram

Sanggau - Seorang pria berinisial SUB diamankan Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Sanggau dan Polsek Entikong saat membawa tas jinjing warna biru berisikan narkoba jenis sabu sebanyak 4 kg ketika melintas di Jalan Malindo Dusun Timaga Desa Thang Raya Kecamatan Beduai Kabupaten Sanggau pada Rabu 7 September 2022 kemarin.

Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, di dampingi Kapolsek Entikong AKP Sapja, Kasat Narkoba AKP Donny Sembiring, SH dan Kasi Humas Polres Sanggau Iptu Keken Sukendar mengatakan diamankan Sab alias Sub bermula adanya informasi warga yang membawa sabu yang kemudian dilakukan penyelidikan.

"Setelah dilakukan penyelidikan informasi tersebut benar dan kemudian pelaku SUB dilakukan penangkapan. Yang bersangkutan dijanjikan Rp 50 juta apabila berhasil membawa barang haram tersebut sampai di Pontianak disuruh oleh RB,” ujar Ade dikutip Jumat 9 September 2022.

Ade Kuncoro menambahkan, Pelaku mengakui baru pertama kali menjadi kurir Sabu. Dan terkait jaringan narkoba tersebut pihaknya masih melakukan pendalaman guna dilakukan pengembangan penyelidikan.

"Pelaku SAB alias SUB warga asal Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya
ditangkap ketika mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi KB 6987 MG. Dari tangan pelaku berhasil disita 4 bungkus tea merk GUANYINWANG yang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 4 kilogram,"tambah Ade.

Lebih lanjut Ade mengatakan, selain mengamankan satu unit sarana sepeda motor, sabu sebanyak 4 kilogram dan sebuah tas, juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit Hp Nokia 105 warna hitam berikut simcard 081351218935, satu Unit Hp Vivo Y20s warna biru berikut simcard 082213410053 satu buah dompet merk IMPERIAL HORSE warna hitam dan uang tunai sekitar Rp 700.000 (Tujuh Ratus Ribu Rupiah).

"Dari hasil pemeriksaan sementara bersangkutan memperoleh barang tersebut dari saudara. H Als Am yang tidak diketahui alamatnya. Kemudian pelaku membawa barang tersebut dengan tujuan Pontianak atas perintah temannya inisial BR, warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia dan setibanya di Pontianak akan diterima oleh orang suruhan BR yang tidak dikenal oleh pelaku namun sebelum sampai di Pontianak pelaku dapat diamankan oleh petugas kepolisian.

“Untuk Pelaku akan kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang narkotika yakni dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.