December 1, 2025

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Borneo FC Tumbang di Kandang: Bali United Akhiri Rekor Tak Terkalahkan Pesut Etam

Samarinda, 30 November 2025 – Rekor tak terkalahkan Borneo FC di BRI Super League 2025/2026 akhirnya pecah. Dalam laga pekan ke-14 yang digelar di kandang mereka, Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (30/11/2025), tim berjuluk Pesut Etam harus mengakui keunggulan Bali United. Kekalahan 1-2 ini menjadi noda pertama bagi Borneo FC musim ini, sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi tim-tim lain yang bersaing di papan atas liga.

Jalannya Pertandingan Sengit

Duel antara dua kekuatan sepak bola Indonesia ini berlangsung dalam tensi tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Borneo FC, yang didukung penuh oleh ribuan suporter tuan rumah, tampil menekan di awal babak pertama. Namun, pertahanan rapat Serdadu Tridatu yang digalang oleh lini belakang Bali United mampu meredam setiap serangan yang dilancarkan.

Setelah beberapa peluang terbuang, Bali United justru mampu mencuri gol pembuka yang dicetak oleh sang gelandang, Eber Bessa. Gol tersebut seolah membangkitkan semangat juang anak asuh Stefano Cugurra ‘Teco’. Borneo FC berusaha membalas, namun disiplin dan strategi Bali United membuat mereka kesulitan menembus pertahanan lawan. Hingga jeda turun minum, skor tipis 0-1 bertahan untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki babak kedua, Pesut Etam meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil dengan terciptanya gol penyeimbang melalui sundulan Fajar Fathur Rahman di menit ke-60, yang sempat membuat Stadion Segiri bergemuruh. Namun, euforia tersebut tidak berlangsung lama. Bali United, dengan pengalaman dan mentalitas juaranya, berhasil kembali unggul melalui skema serangan balik cepat yang efektif. Gol kedua Serdadu Tridatu yang dilesakkan oleh Jefferson Assis di menit ke-75 ini menjadi pukulan telak bagi Borneo FC dan seakan mengunci kemenangan bagi tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan. Skor akhir 1-2 mengukuhkan kemenangan penting bagi Bali United.

Implikasi Klasemen dan Sorotan Performa

Kekalahan perdana ini tentu saja menjadi bahan evaluasi serius bagi pelatih Pieter Huistra dan jajaran manajemen Borneo FC. Meskipun masih berada di papan atas klasemen dengan 33 poin, hasil ini menunjukkan bahwa tidak ada tim yang kebal dari kekalahan. Tekanan kini semakin besar bagi Pesut Etam untuk kembali menemukan performa terbaik mereka di laga-laga selanjutnya dan menjaga jarak dengan para pesaing.

Di sisi lain, kemenangan ini merupakan tambahan motivasi berharga bagi Bali United. Tiga poin krusial ini mengukuhkan posisi mereka di zona atas, tepatnya di peringkat ketiga dengan 28 poin, sekaligus mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka adalah kandidat serius perburuan gelar juara. Permainan efektif dan soliditas tim yang ditunjukkan Serdadu Tridatu patut diacungi jempol.

Seorang pengamat sepak bola nasional, Budiarto Reksoputra, menyoroti pentingnya hasil ini dalam peta persaingan liga:

“Pertandingan ini adalah bukti nyata bahwa BRI Super League musim ini sangat kompetitif. Rekor tak terkalahkan Borneo FC memang mengesankan, tetapi kemenangan Bali United menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat dan semangat juang yang tinggi, setiap tim bisa dikalahkan. Ini akan membuat persaingan di papan atas semakin menarik untuk disaksikan.”

Para suporter Borneo FC mungkin merasakan kekecewaan mendalam, namun mereka juga berharap tim kesayangan mereka dapat belajar dari kekalahan ini dan bangkit lebih kuat. Sementara itu, penggemar Bali United tentu merayakan hasil positif ini sebagai capaian penting di tengah ketatnya persaingan menuju puncak klasemen dan ambisi untuk meraih gelar juara.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda