January 7, 2026

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Ze Valente Gemilang, PSIM Kunci Tiga Poin Krusial di Liga 2

YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan tipis namun krusial atas tamunya, Semen Padang FC, dalam laga lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 04 January 2026 malam. Gol semata wayang dari titik penalti yang dieksekusi oleh gelandang serang asing, Ze Valente, di babak kedua memastikan tiga poin penuh bagi Laskar Mataram, julukan PSIM. Kemenangan ini sontak membangkitkan asa PSIM untuk melaju ke babak selanjutnya di tengah persaingan ketat grup.

Jalannya Pertandingan Penuh Drama dan Gol Penalti

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling menyerang. PSIM, yang bermain di hadapan ribuan pendukungnya sendiri, tampil menekan sejak menit awal. Beberapa peluang sempat tercipta melalui pergerakan sayap dan tendangan dari luar kotak penalti, namun belum mampu mengoyak jala gawang Semen Padang yang dikawal dengan apik oleh penjaga gawang mereka. Tim tamu, Kabau Sirah, juga tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan barisan pertahanan PSIM, memaksa kiper PSIM melakukan penyelamatan gemilang di paruh pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Pelatih PSIM, [Nama Pelatih PSIM], melakukan beberapa perubahan strategi yang terbukti efektif meningkatkan daya serang tim. Puncaknya terjadi pada menit ke-67, ketika pergerakan lincah salah satu penyerang PSIM di kotak penalti dihentikan secara ilegal oleh bek Semen Padang. Wasit tak ragu menunjuk titik putih.

Ze Valente, sang eksekutor utama, maju mengambil tanggung jawab besar tersebut. Dengan tenang dan presisi, ia melesakkan bola ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Stadion Sultan Agung pun bergemuruh menyambut gol tersebut. Unggul 1-0, PSIM semakin percaya diri dan berusaha mempertahankan keunggulan. Semen Padang di sisa waktu pertandingan berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, melancarkan gempuran bertubi-tubi, namun kokohnya pertahanan PSIM dan beberapa penyelamatan heroik dari kiper membuat skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi kami. Semen Padang adalah tim kuat dengan pengalaman panjang di Liga Indonesia, dan meraih tiga poin atas mereka adalah bukti kerja keras dan semangat juang seluruh pemain. Kami tahu perjalanan masih panjang, tapi kemenangan ini memberikan kami momentum positif untuk laga-laga selanjutnya,” ujar [Nama Pelatih PSIM] dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Implikasi Kemenangan dan Tantangan ke Depan

Kemenangan atas Semen Padang ini mengatrol posisi PSIM Yogyakarta di klasemen sementara grup, mendekatkan mereka pada zona aman untuk lolos ke babak berikutnya. Hasil ini juga menjadi suntikan moral yang penting bagi skuad Laskar Mataram setelah beberapa pertandingan sebelumnya yang menunjukkan performa naik-turun. Harapan para suporter untuk melihat PSIM kembali berjaya di kompetisi nasional semakin membumbung tinggi.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi evaluasi serius bagi Semen Padang. Meski tampil cukup solid dan menciptakan beberapa peluang, kegagalan mereka mengonversi peluang menjadi gol dan blunder di lini pertahanan membuat mereka harus pulang tanpa poin. Pelatih Semen Padang, [Nama Pelatih Semen Padang], menyatakan bahwa timnya akan segera mengevaluasi performa dan mempersiapkan diri lebih baik untuk pertandingan selanjutnya. “Kami kecewa dengan hasilnya, tetapi ini adalah bagian dari sepak bola. Kami akan bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya,” katanya.

Kedua tim kini akan menghadapi jadwal padat di sisa musim Liga 2 yang kompetitif. Bagi PSIM, menjaga konsistensi dan fokus menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi promosi. Sementara bagi Semen Padang, mereka harus segera menemukan kembali ritme kemenangan untuk tetap berada di jalur persaingan menuju Liga 1.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda