Inter Milan Pertimbangkan Reuni Ivan Perisic, Perkuat Kedalaman Sektor Sayap
MILAN – Inter Milan, salah satu raksasa Serie A yang tengah memimpin klasemen, dikabarkan tengah serius mempertimbangkan opsi untuk membawa pulang mantan bintangnya, Ivan Perisic, pada bursa transfer Januari mendatang. Spekulasi ini muncul di tengah kebutuhan mendesak Nerazzurri untuk memperkuat sektor sayap yang dinilai masih kurang memiliki kedalaman, terutama mengingat padatnya jadwal kompetisi di paruh kedua musim.
Perisic, yang kini berseragam Hajduk Split di liga Kroasia, pernah menjadi pilar penting Inter Milan selama periode 2015-2022, termasuk saat meraih gelar Scudetto di musim 2020/2021 dan Coppa Italia dua kali. Kepergiannya ke Tottenham Hotspur pada musim panas 2022 dan kemudian ke klub masa kecilnya, Hajduk Split, menandai akhir dari babak suksesnya di San Siro. Namun, dengan situasi skuad Inter saat ini, nama pemain internasional Kroasia itu kembali mencuat sebagai target potensial.
Mengapa Perisic Kembali Menjadi Opsi?
Kebutuhan akan kedalaman di posisi sayap dan bek sayap menjadi alasan utama di balik wacana ini. Pelatih Simone Inzaghi saat ini sangat mengandalkan nama-nama seperti Federico Dimarco, Denzel Dumfries, Matteo Darmian, dan Carlos Augusto. Meskipun tampil solid, beban kerja yang tinggi serta potensi cedera atau kelelahan menjadi kekhawatiran. Beberapa pemain inti kerap bermain di banyak pertandingan tanpa rotasi yang memadai, berpotensi mengurangi performa di fase krusial.
Ivan Perisic dikenal karena fleksibilitasnya yang luar biasa, mampu bermain sebagai penyerang sayap, gelandang sayap, bahkan bek sayap kiri. Pengalaman segudang, pemahaman taktis yang mendalam terhadap sistem Inter, serta mentalitas juara yang dimilikinya menjadi daya tarik utama. Meski saat ini Perisic sedang dalam proses pemulihan dari cedera ligamen anterior (ACL) yang dideritanya pada bulan Oktober lalu, Inter Milan diyakini melihatnya sebagai investasi jangka pendek yang strategis begitu ia pulih sepenuhnya. Proses pemulihan yang diprediksi memakan waktu hingga akhir musim mungkin berarti ia tidak bisa langsung bermain di Januari, namun kesepakatan bisa dicapai untuk kehadirannya di paruh kedua musim.
“Perisic adalah jaminan kualitas dan mentalitas juara. Pengalamannya sangat dibutuhkan, terutama di fase krusial musim ini. Kami melihatnya sebagai solusi jangka pendek yang efektif untuk menambah opsi dan tekanan kompetisi di dalam skuad,” ujar seorang sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya, dalam sebuah laporan pada 15 January 2026.
Tantangan dan Prospek Reuni
Keputusan untuk membawa kembali Perisic tidak lepas dari berbagai pertimbangan. Dari sisi finansial, gaji Perisic yang mungkin relatif tinggi berpotensi menjadi tantangan, meskipun statusnya sebagai agen bebas di akhir musim bisa membuka ruang negosiasi. Usia 34 tahun mungkin menjadi pertanyaan bagi sebagian pihak, namun Perisic dikenal memiliki fisik yang prima dan profesionalisme tinggi, yang terbukti masih bisa bersaing di level tertinggi bersama Tottenham Hotspur sebelum cederanya.
Selain Perisic, Inter Milan juga dikaitkan dengan beberapa target lain yang lebih muda dan memiliki potensi jangka panjang. Namun, faktor pengalaman, pemahaman terhadap lingkungan klub, dan kemampuan adaptasi yang minim membuat Perisic menjadi opsi yang menarik dan relatif berisiko rendah dalam konteks transfer Januari yang seringkali rumit. Kehadirannya bisa langsung memberikan dampak positif pada dinamika ruang ganti dan kualitas latihan.
Bursa transfer Januari yang tinggal menghitung hari akan menjadi momen krusial bagi Inter Milan untuk menentukan langkah selanjutnya. Dengan ambisi meraih Scudetto dan melangkah jauh di Liga Champions, setiap keputusan transfer akan sangat mempengaruhi perjalanan Simone Inzaghi dan pasukannya. Wacana reuni dengan Ivan Perisic menambah intrik pada jendela transfer musim dingin kali ini, dan para penggemar Nerazzurri tentu menantikan kabar selanjutnya.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
