January 16, 2026

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Brimob Polri Siagakan Dapur Umum, Sokong Logistik Ribuan Pengungsi Bencana

JAKARTA, 16 January 2026 – Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menyiagakan dapur lapangan di sejumlah titik pengungsian di Aceh Tamiang, Aceh, dan beberapa wilayah di Sumatera Barat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap dampak bencana alam yang melanda kedua provinsi tersebut, bertujuan memastikan ketersediaan pasokan makanan bagi ribuan warga yang terpaksa mengungsi.

Keberadaan dapur umum di lokasi bencana menjadi penopang utama pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi, yang kerap kehilangan akses terhadap pangan dan fasilitas memasak akibat kerusakan infrastruktur. Dengan kesiapsiagaan Brimob, diharapkan kebutuhan dasar pangan bagi korban bencana dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Aksi Kemanusiaan di Tengah Luluh Lantak Bencana

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh Tamiang dan beberapa kabupaten di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan ribuan kepala keluarga mengungsi. Rumah-rumah terendam, akses jalan terputus, dan fasilitas umum rusak parah, membuat kondisi para korban sangat rentan.

Melihat kondisi darurat ini, Brimob Polri segera mengerahkan personel dan perlengkapan dapur lapangan ke lokasi terdampak. Tim Brimob bekerja tak kenal lelah sejak [Tanggal Hari Ini – 2 hari], mendirikan tenda-tenda dapur yang dilengkapi dengan peralatan masak berkapasitas besar. Diperkirakan, setiap dapur umum mampu memproduksi hingga ribuan porsi makanan siap saji setiap hari.

Menurut laporan dari lapangan, menu makanan yang disajikan berupaya memenuhi gizi seimbang, mulai dari nasi, lauk pauk, hingga sayuran. Proses distribusi makanan juga dilakukan dengan koordinasi ketat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan relawan, memastikan makanan sampai ke tangan pengungsi yang paling membutuhkan, termasuk lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

“Penyediaan dapur umum ini merupakan prioritas utama kami dalam misi kemanusiaan. Kami memahami betul kesulitan yang dihadapi para pengungsi. Makanan bukan hanya nutrisi, tetapi juga simbol harapan dan perhatian dari negara,” ujar Kombes Pol. Nurul Huda, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, dalam sebuah pernyataan resmi. “Kami akan terus berada di garis depan, membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana hingga kondisi membaik.”

Sinergi Penanganan dan Harapan Pemulihan

Operasi dapur lapangan Brimob ini merupakan bagian dari upaya sinergi penanganan bencana yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah pusat dan daerah, TNI, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga berbagai organisasi kemanusiaan. Kolaborasi ini penting untuk memastikan respons yang komprehensif dan efektif dalam situasi darurat.

Selain fokus pada penyediaan pangan, personel Brimob juga turut membantu dalam proses evakuasi warga, pembersihan material longsor dan banjir, serta mendirikan posko kesehatan sementara. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan bantuan logistik, tetapi juga rasa aman dan dukungan moral bagi para pengungsi.

Pemerintah daerah setempat menyatakan apresiasi tinggi atas gerak cepat dan dedikasi Brimob Polri. Bantuan ini sangat krusial mengingat skala kerusakan dan jumlah pengungsi yang signifikan. Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, fase pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar, dan masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal mereka.

Hingga saat ini, dapur lapangan Brimob di Aceh Tamiang dan Sumatera Barat masih beroperasi penuh, siap melayani kebutuhan pangan para pengungsi sampai kondisi dianggap stabil dan masyarakat dapat mandiri kembali.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda