Banjir Parah Rendam Jalan Daan Mogot Jakbar, Lumpuhkan Arus Lalu Lintas [Tanggal Hari Ini]
Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak pagi hingga sore hari memicu genangan air signifikan di sejumlah titik, puncaknya melumpuhkan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada 22 January 2026 malam. Ketinggian air yang terus meningkat menyebabkan kemacetan parah dan mengganggu aktivitas warga yang melintas di salah satu jalur vital penghubung Jakarta dengan Tangerang tersebut.
Kondisi Terkini dan Dampak Lalu Lintas
Menurut pantauan di lokasi, ketinggian air di beberapa ruas Jalan Daan Mogot, terutama di sekitar kawasan Cengkareng dan depan Mal Taman Palem, mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Genangan setinggi ini membuat kendaraan roda dua dan kendaraan kecil kesulitan melintas, bahkan sebagian memilih putar balik atau nekat menerjang hingga mogok di tengah jalan. Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan terlihat berupaya mengurai kemacetan dan memberikan arahan kepada pengendara yang kebingungan.
Antrean kendaraan mengular panjang hingga beberapa kilometer, menyebabkan waktu tempuh yang biasanya hanya puluhan menit kini membengkak menjadi berjam-jam. Arus lalu lintas dari arah Tangerang menuju Grogol maupun sebaliknya terpantau stagnan. Banyak pengendara memilih mematikan mesin kendaraan sambil menunggu air surut, menambah daftar panjang frustrasi para komuter yang terjebak dalam banjir ini.
Seorang pengendara motor yang terjebak, Budi Santoso (38), mengungkapkan frustrasinya. “Saya sudah terjebak di sini hampir dua jam. Padahal rumah saya tidak jauh, tapi airnya tinggi sekali dan kendaraan di depan tidak bergerak. Setiap hujan deras begini, Daan Mogot pasti banjir. Semoga pemerintah bisa segera mencari solusi permanen,” ujarnya sambil mencoba menghidupkan kembali motornya yang sempat mogok.
Faktor Penyebab dan Respon Cepat Pemerintah
Hujan intensitas tinggi yang berlangsung lebih dari delapan jam diduga menjadi pemicu utama banjir ini. Selain itu, kondisi drainase yang belum optimal di beberapa titik dan meluapnya anak kali Mookervart juga disinyalir memperparah genangan. Permukaan jalan yang cekung di beberapa area juga berkontribusi pada penumpukan air yang sulit surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta segera menurunkan tim untuk memantau lokasi dan melakukan penanganan. Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur-jalur alternatif yang relatif lebih aman. Upaya penyedotan air genangan dengan pompa mobile juga sedang diintensifkan di beberapa titik krusial.
Pihak BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mencari jalur alternatif jika tidak ada kepentingan mendesak. “Kami telah mengerahkan pompa mobile di beberapa titik rawan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan genangan bisa berjalan seefektif mungkin. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar juru bicara BPBD DKI Jakarta.
Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga dini hari, sehingga warga diimbau untuk berhati-hati dan selalu memantau informasi terkini sebelum bepergian. Penanganan genangan di Jalan Daan Mogot diperkirakan akan memakan waktu hingga air benar-benar surut, dan kelancaran lalu lintas baru dapat pulih sepenuhnya pada esok pagi.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
