Borneo FC Sikut Persib, Puncak Klasemen Liga 1 Bergeser Dramatis
Borneo FC berhasil meraih kemenangan krusial saat bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan pada Jumat (23/1/2026) sore WIB. Kemenangan tipis ini tidak hanya mengamankan tiga poin bagi Pesut Etam, tetapi juga secara dramatis menggeser Persib Bandung dari puncak klasemen Liga 1. Gol semata wayang dari penyerang asing, Mariano Peralta, menjadi pembeda utama dalam laga yang berlangsung sengit di hadapan ribuan suporter tuan rumah.
Jalannya Pertandingan dan Kontribusi Krusial Peralta
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Persis Solo, yang berstatus tuan rumah, tampil menekan di awal babak pertama, berusaha memanfaatkan dukungan penuh dari ribuan Laskar Sambernyawa yang memadati Stadion Manahan. Beberapa peluang tercipta melalui Ramadhan Sananta dan Moussa Sidibe, namun belum mampu menggetarkan jala gawang Borneo FC yang dikawal Nadeo Argawinata.
Borneo FC, dengan karakteristik permainan solid dan efektif, perlahan mengambil alih dominasi di pertengahan babak pertama. Peluang terbaik mereka datang di menit ke-35 ketika umpan silang akurat dari sisi kiri berhasil disambut sundulan terarah Mariano Peralta. Bola meluncur deras ke pojok gawang, tak mampu dijangkau kiper Persis, Gianluca Pandeynuwu. Gol tersebut mengubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Pesut Etam, sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persis Solo meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Leonardo Medina melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyuntikkan tenaga baru di lini serang dan meningkatkan daya gedor. Borneo FC tidak tinggal diam, mereka merespons dengan memperkuat lini tengah dan pertahanan, sesekali melancarkan serangan balik cepat yang berbahaya dan mengancam pertahanan Persis. Meskipun Persis Solo menciptakan sejumlah peluang emas di menit-menit akhir, seperti tendangan keras Alexis Messidoro yang membentur tiang gawang, solidnya pertahanan Borneo FC berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Mariano Peralta, selain mencetak gol penentu, juga menunjukkan performa impresif sepanjang laga, terlibat dalam banyak skema serangan dan membantu pertahanan saat dibutuhkan.
Ini adalah kemenangan yang sangat berarti bagi kami. Persis Solo bermain sangat baik di kandang mereka, tetapi para pemain kami menunjukkan mental juara dan disiplin tinggi. Tiga poin ini membawa kami ke posisi yang kami inginkan, namun perjalanan masih panjang. Kami harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras, ujar Pieter Huistra, pelatih kepala Borneo FC, dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Implikasi Klasemen dan Prospek Kedua Tim
Kemenangan ini secara langsung menempatkan Borneo FC di puncak klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 48 poin dari 22 pertandingan, menggeser Persib Bandung yang kini turun ke posisi kedua dengan selisih satu poin. Ini menjadi momentum penting bagi Pesut Etam dalam perburuan gelar juara musim ini, menunjukkan konsistensi mereka sebagai salah satu kandidat terkuat setelah serangkaian hasil positif.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Persis Solo tertahan di papan tengah klasemen dengan 27 poin. Meskipun bermain dengan semangat tinggi dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, hasil ini menjadi evaluasi bagi tim pelatih untuk memperbaiki performa di laga-laga berikutnya, terutama dalam hal penyelesaian akhir. Dengan sisa pertandingan yang ada, Persis masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi dan mungkin merangsek ke papan atas jika mampu menjaga konsistensi. Pertandingan berikutnya akan sangat menentukan bagi kedua tim; Borneo FC akan menghadapi tantangan berat lainnya di kandang mereka, sementara Persis Solo akan berupaya bangkit di laga tandang. Hingga 23 January 2026, atmosfer persaingan di Liga 1 musim ini diprediksi akan semakin memanas, terutama dengan ketatnya perebutan posisi puncak dan zona degradasi.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
