Macan Putih Mengaum, Persik Hentikan Tren Negatif Usai Taklukkan Bali United
KEDIRI, 30 January 2026 – Persik Kediri sukses memutus rantai hasil minor mereka di Liga 1 setelah menaklukkan tim kuat Bali United dengan skor tipis 2-1. Pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Brawijaya pada Jumat (30/1/2026) sore WIB tersebut menjadi momen kebangkitan bagi Macan Putih di hadapan ribuan pendukung setia mereka, sekaligus memberikan suntikan moral berharga untuk menghadapi sisa musim.
Kemenangan ini tidak hanya sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga mengakhiri paceklik kemenangan Persik dalam lima pertandingan terakhir, membawa mereka menjauh dari zona degradasi yang sempat mengintai. Bali United sendiri harus pulang dengan tangan hampa, gagal mendekati posisi puncak klasemen sementara Liga 1.
Drama Dua Babak di Brawijaya
Sejak peluit babak pertama ditiup, kedua tim langsung menunjukkan permainan terbuka. Bali United, yang dijuluki “Serdadu Tridatu”, justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-23. Penyerang lincah mereka, Privat Mbarga, berhasil menaklukkan kiper Persik setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah, membuat seisi stadion sempat terdiam.
Namun, Persik Kediri tidak menyerah begitu saja. Tertinggal satu gol justru membakar semangat juang para pemain Macan Putih. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan Bali United. Upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil jelang turun minum. Tendangan keras Flavio Silva dari luar kotak penalti pada menit ke-40 melesat mulus ke gawang lawan, menyamakan kedudukan dan membangkitkan kembali euforia suporter di Stadion Brawijaya.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin ketat dengan tensi yang meninggi. Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini pertahanan masing-masing membuat gol sulit tercipta. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-78. Wasit menunjuk titik putih setelah salah satu pemain belakang Bali United melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Kapten Persik, Risto Mitrevski, maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menuntaskan tugasnya, membawa Persik berbalik unggul 2-1. Skor ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiga poin krusial bagi tuan rumah.
“Kemenangan ini sangat vital bagi kami. Ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang menunjukkan karakter dan semangat juang tim. Para pemain telah bekerja keras dan ini adalah buah dari dedikasi mereka. Kami berharap bisa mempertahankan momentum positif ini dan terus memberikan yang terbaik untuk para suporter.”
— Marcelo Rospide, Pelatih Kepala Persik Kediri.
Dampak Kemenangan dan Prospek Selanjutnya
Tambahan tiga poin dari laga kontra Bali United ini secara signifikan mengangkat posisi Persik Kediri di klasemen sementara Liga 1. Setelah sempat terperosok di papan bawah akibat tren tanpa kemenangan, Macan Putih kini sedikit bernapas lega. Kemenangan ini menempatkan mereka di posisi ke-12 dengan 28 poin, menjauh dari zona degradasi. Hal ini memberikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan tim untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Bali United yang tengah berjuang keras di papan atas. “Serdadu Tridatu” kini tertahan di posisi ke-4 dengan 35 poin, gagal mendekati tiga besar dan memperkecil jarak dengan tim-tim di puncak klasemen. Evaluasi besar kemungkinan akan dilakukan di kubu Bali United, mengingat ambisi mereka untuk bersaing di jalur juara musim ini.
Persik Kediri kini akan berusaha menjaga konsistensi mereka di pertandingan selanjutnya saat melawat ke markas PSIS Semarang pada 30 January 2026. Sementara itu, Bali United akan menjamu RANS Nusantara FC di kandang sendiri, dengan harapan bisa segera bangkit dari kekalahan ini. Hasil ini sekali lagi menegaskan bahwa Liga 1 musim ini semakin kompetitif dan setiap pertandingan memiliki arti penting dalam perburuan gelar maupun perjuangan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
