Megawati Soekarnoputri Kunjungi UEA, Terima Penghargaan Zayed Award untuk Persaudaraan Insani
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, pada 01 February 2026 memulai kunjungan kerja penting ke Uni Emirat Arab (UEA). Kunjungan ini berpusat pada penerimaan salah satu penghargaan kemanusiaan paling bergengsi di dunia, Zayed Award for Human Fraternity 2024, di Abu Dhabi.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan global atas dedikasi dan kontribusi berkelanjutan Megawati dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, dan persaudaraan antarumat manusia, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Kehadiran beliau di UEA juga diharapkan mempererat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin dengan baik.
Pengakuan Global atas Dedikasi pada Kemanusiaan
Zayed Award for Human Fraternity adalah penghargaan internasional yang diinisiasi oleh Komite Tinggi Persaudaraan Insani (Higher Committee of Human Fraternity). Penghargaan ini didirikan untuk menghormati individu atau entitas yang bekerja tanpa lelah demi memajukan perdamaian dunia dan koeksistensi harmonis. Inspirasinya berasal dari Dokumen Persaudaraan Manusia yang ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed Al-Tayeb, pada tahun 2019.
Pemilihan Megawati Soekarnoputri sebagai salah satu penerima penghargaan tahun ini menyoroti perannya sebagai pemimpin yang konsisten menjaga nilai-nilai Pancasila, kebhinekaan, dan demokrasi di Indonesia. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang majemuk, Indonesia di bawah kepemimpinan Megawati dan prinsip-prinsip partainya, selalu menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden ke-5 Republik Indonesia dan Ketua Umum PDIP, Megawati dikenal atas upayanya dalam membangun dialog antaragama dan memperkuat fondasi toleransi.
“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan pribadi bagi Ibu Megawati, tetapi juga cerminan dari komitmen bangsa Indonesia terhadap perdamaian dan persatuan. Ini adalah kehormatan bagi seluruh rakyat Indonesia yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan insani, sebagaimana diajarkan oleh para pendiri bangsa,” ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri yang tidak ingin disebutkan namanya.
Para penerima sebelumnya termasuk tokoh-tokoh besar seperti Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar sendiri, serta PBB. Kehadiran Megawati dalam daftar penerima menempatkan Indonesia pada peta global sebagai teladan dalam mempromosikan perdamaian dan koeksistensi, sekaligus menegaskan relevansi nilai-nilai Pancasila di tingkat dunia.
Misi Diplomasi dan Penguatan Hubungan Bilateral
Selain seremoni penghargaan yang menjadi agenda utama, kunjungan kerja Megawati Soekarnoputri ke UEA juga memiliki agenda diplomatik yang lebih luas. Diperkirakan beliau akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi UEA, termasuk anggota keluarga kerajaan dan menteri-menteri terkait. Diskusi kemungkinan akan berfokus pada peningkatan kerja sama ekonomi, investasi, dan pertukaran budaya antara Indonesia dan UEA.
UEA telah menjadi mitra strategis penting bagi Indonesia, dengan investasi yang signifikan di berbagai sektor mulai dari infrastruktur, energi terbarukan, hingga teknologi. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan yang sudah terjalin baik dan membuka peluang-peluang baru bagi kedua negara dalam menghadapi tantangan global.
Sebagai figur politik senior dan pemimpin partai politik terbesar di Indonesia, kehadiran Megawati di kancah internasional juga mengirimkan pesan kuat tentang stabilitas politik dan komitmen Indonesia terhadap hubungan global yang konstruktif pasca-pemilihan umum. Ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian dan dialog antarperadaban di tengah kompleksitas geopolitik dunia.
Kunjungan Megawati Soekarnoputri ke UEA, dengan puncak acara penerimaan Zayed Award, bukan hanya sebuah peristiwa seremonial, tetapi juga sebuah pernyataan politik dan kemanusiaan yang menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai pilar perdamaian dan persatuan di tengah kompleksitas dunia global yang membutuhkan lebih banyak contoh persaudaraan insani.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
