Insiden TransJakarta dan Ojol di Gunung Sahari: Penyelidikan Kronologi Dimulai
Sebuah bus TransJakarta dilaporkan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas dengan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada 24 February 2026 pagi. Insiden ini menyebabkan kemacetan parah di ruas jalan tersebut dan menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan penggunaan moda transportasi umum serta kendaraan roda dua di ibu kota.
Menurut keterangan awal dari lokasi kejadian, tabrakan terjadi di area yang dikenal padat lalu lintas, dekat persimpangan strategis. Pengemudi ojol, yang identitasnya belum dirilis secara resmi, dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, penumpang bus TransJakarta dikabarkan tidak ada yang mengalami luka serius, namun sempat terjadi kepanikan.
Kronologi Awal dan Kondisi Korban
Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat arus lalu lintas sedang padat-padatnya. Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa bus TransJakarta bernomor lambung [jika ada, bisa ditambahkan] sedang melaju di jalurnya, ketika tiba-tiba bertabrakan dengan pengemudi ojol. Belum jelas siapa pihak yang lalai dalam kejadian ini.
“Saya sedang menunggu angkutan umum di halte dekat sini, tiba-tiba terdengar suara benturan keras. Saya lihat bus TransJakarta berhenti mendadak, dan di depannya ada motor ojol yang sudah tergeletak. Pengemudi ojolnya terlihat kesakitan di pinggir jalan,” ujar Rina (35), salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, kepada awak media.
Pascakejadian, tim medis darurat segera tiba untuk memberikan pertolongan pertama kepada pengemudi ojol yang mengalami luka di bagian kaki dan tangan. “Korban sudah kami evakuasi ke RSUD terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Kondisinya stabil, namun perlu observasi,” terang seorang petugas PMI di lokasi.
Respons Pihak Berwenang dan TransJakarta
Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi. Proses olah TKP ini sempat memperparah kemacetan di Jalan Gunung Sahari yang memang sudah padat setiap pagi.
“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Beberapa saksi telah dimintai keterangan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi sedang kami periksa,” ujar Kompol Budi Santoso, Kepala Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, kepada wartawan di lokasi. “Prioritas kami saat ini adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis dan mengurai kemacetan agar arus lalu lintas kembali normal.”
Pihak PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) juga telah dikonfirmasi mengenai insiden ini. Melalui pernyataan resminya, TransJakarta menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan memastikan akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dalam proses penyelidikan. “Kami berkomitmen untuk melakukan investigasi internal dan akan mengambil tindakan yang diperlukan berdasarkan hasil penyelidikan,” terang juru bicara TransJakarta.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di ruas jalan yang padat dan merupakan jalur vital bagi transportasi umum. Keselamatan pengguna jalan, baik pengendara kendaraan pribadi, ojol, maupun penumpang TransJakarta, menjadi prioritas yang harus terus ditingkatkan melalui edukasi dan penegakan aturan lalu lintas.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
