February 2, 2026

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Arema Amankan Poin Penuh, Dua Keputusan VAR Patahkan Persijap

Arema FC berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menumbangkan Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung pada Senin (2/2/2026) sore WIB. Kemenangan Singo Edan di kandang sendiri ini diwarnai oleh serangkaian keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang kontroversial, dua di antaranya merugikan tim tamu, Laskar Kalinyamat.

Kontroversi VAR Bayangi Laga Ketat

Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang berlangsung intens sejak menit awal. Kedua tim saling berbalas serangan, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, sorotan utama tertuju pada peran VAR yang dinilai sangat memengaruhi jalannya laga, terutama bagi tim tamu Persijap.

Insiden pertama terjadi pada menit ke-32. Sebuah serangan balik cepat dari Persijap berhasil diselesaikan dengan apik oleh penyerang mereka, [Nama Penyerang Persijap, contoh: Riski Noval], yang menggetarkan jala gawang Arema. Namun, euforia tim tamu tak berlangsung lama setelah wasit, [Nama Wasit, contoh: Fajar Sidik], meninjau ulang tayangan VAR. Setelah beberapa menit peninjauan, gol tersebut akhirnya dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran offside tipis di awal proses terjadinya gol.

Tidak lama berselang, pada menit ke-67, Laskar Kalinyamat kembali harus menelan pil pahit. Sebuah kontak fisik di kotak penalti Arema membuat pemain Persijap terjatuh, dan wasit awalnya menunjuk titik putih. Keputusan ini disambut protes keras dari para pemain Arema. Kembali, sang pengadil lapangan memilih untuk melihat monitor VAR. Setelah proses peninjauan yang memakan waktu cukup lama, keputusan penalti dibatalkan. Wasit menganggap tidak ada pelanggaran yang cukup kuat untuk diganjar penalti, atau pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.

Dua keputusan krusial ini sontak mengubah dinamika pertandingan dan mematahkan momentum serangan Persijap yang kala itu sedang gencar menekan. Dukungan penuh dari suporter tuan rumah juga semakin menyulitkan perjuangan anak asuh [Nama Pelatih Persijap, contoh: Dwi Santoso].

Reaksi Pelatih dan Implikasi Klasemen

Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh gelandang serang Arema FC, [Nama Pencetak Gol Arema, contoh: Dedik Setiawan], pada menit ke-55 melalui skema tendangan bebas yang brilian, melengkung melewati pagar betis dan gagal dijangkau kiper Persijap. Gol ini terbukti menjadi penentu kemenangan bagi Singo Edan.

Pasca-pertandingan, pelatih Persijap, [Nama Pelatih Persijap], tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap jalannya laga dan keputusan VAR. Dalam konferensi pers yang digelar sore hari ini, 02 February 2026, ia menyampaikan:

“Kami bermain dengan semangat juang tinggi dan merasa dirampok dua kali oleh sistem VAR. Ini sangat mengecewakan dan memengaruhi mental pemain. Kami butuh kejelasan dan konsistensi dalam penerapannya, karena insiden seperti ini berulang dan merugikan tim-tim yang berjuang. Hasil ini sungguh tidak adil bagi kerja keras para pemain.”

Sementara itu, pelatih Arema FC, [Nama Pelatih Arema, contoh: Fernando Valente], mengakui kemenangan ini diraih dengan susah payah. “Ini adalah pertandingan yang sangat sulit. Persijap memberikan perlawanan yang luar biasa. Kami bersyukur bisa mengamankan tiga poin di kandang,” ujarnya singkat, tanpa banyak mengomentari kontroversi VAR.

Tambahan tiga poin ini menempatkan Arema FC pada posisi lebih baik di tabel klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, menjaga asa mereka untuk bersaing di papan atas. Bagi Persijap, kekalahan ini membuat mereka tertahan di papan tengah, dan menambah pekerjaan rumah bagi tim pelatih untuk mengangkat moral pemain di tengah tekanan hasil pertandingan dan kontroversi wasit. Debat mengenai efektivitas dan konsistensi penggunaan VAR dalam sepak bola Indonesia kembali mengemuka menyusul insiden pada laga ini, memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air per 02 February 2026.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda