Chelsea Berburu Pelatih: Legenda Lampard Jadi Opsi Kuat, Eks Striker Beri Dukungan
Klub raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, kembali dihadapkan pada tugas berat mencari juru taktik baru. Setelah hanya beberapa pekan mengumumkan penunjukan Enzo Maresca, pelatih asal Italia itu kini resmi meninggalkan Stamford Bridge untuk bergabung dengan Leicester City. Situasi ini memicu spekulasi intens mengenai siapa yang akan mengisi kursi panas tersebut, dengan nama legenda klub, Frank Lampard, mencuat sebagai kandidat kuat.
Pencarian Berlanjut: Setelah Enzo Maresca Pergi
Keputusan Enzo Maresca untuk mengakhiri kontraknya dengan Chelsea secara tiba-tiba, hanya berselang 24 hari setelah ia diperkenalkan sebagai manajer baru, telah mengguncang stabilitas di Stamford Bridge. Maresca, yang sebelumnya berhasil membawa Leicester City promosi kembali ke Liga Primer, kini kembali ke King Power Stadium. Perginya Maresca membuat Chelsea terpaksa mengaktifkan kembali proses pencarian pelatih yang sebenarnya sudah mereka tuntaskan. Ini menambah daftar panjang pergantian manajer di era kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital, yang sebelumnya juga telah menyaksikan kepergian Graham Potter dan Mauricio Pochettino dalam waktu singkat.
Ketidakpastian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah strategis klub. Dengan pramusim yang semakin dekat dan bursa transfer musim panas yang mulai memanas, manajemen Chelsea dituntut untuk segera menemukan sosok yang tepat untuk memimpin tim. Nama-nama seperti Kieran McKenna, pelatih muda yang sukses bersama Ipswich Town, dan Roberto De Zerbi, mantan arsitek Brighton, sempat menjadi perbincangan, namun perhatian kini kembali tertuju pada sosok familiar.
Dukungan dari Mantan Pemain: Mengapa Lampard?
Di tengah pusaran spekulasi, dukungan signifikan datang dari mantan pemain Chelsea yang juga pernah merumput bersama Persib Bandung, Carlton Cole. Cole secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Frank Lampard adalah pilihan yang paling tepat untuk memimpin The Blues di era selanjutnya. Lampard, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Chelsea, memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub dan para penggemar.
“Saya sangat yakin bahwa Frank Lampard adalah orang yang tepat untuk Chelsea saat ini. Dia mengenal klub luar dalam, memahami budaya dan harapan di sini. Pengalamannya, baik sebagai pemain maupun pelatih, memberinya kredibilitas yang tak terbantahkan. Dia bisa menyatukan kembali tim dan penggemar di saat yang krusial ini,” ujar Carlton Cole dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Lampard sendiri memiliki dua kali pengalaman melatih Chelsea. Periode pertamanya (2019-2021) diwarnai dengan tantangan larangan transfer, di mana ia berhasil mengorbitkan sejumlah pemain muda. Periode keduanya datang sebagai pelatih interim pada akhir musim 2022/2023, untuk mengisi kekosongan setelah pemecatan Graham Potter. Meskipun hasilnya kurang memuaskan kala itu, banyak yang berpendapat bahwa Lampard tidak memiliki waktu atau sumber daya yang cukup untuk membuat perubahan signifikan.
Kini, dengan tim yang relatif lebih stabil dan skuad yang lebih mapan, kesempatan ketiga bagi Lampard bisa menjadi skenario yang menarik. Kehadirannya bisa membawa ketenangan dan memulihkan semangat di ruang ganti, serta memadukan talenta-talenta muda dengan pemain berpengalaman. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada visi manajemen klub, apakah mereka akan memilih nostalgia dan stabilitas yang ditawarkan oleh seorang legenda, atau mencari pendekatan baru dari pelatih lain di pasar. Chelsea harus mengambil keputusan krusial ini sebelum pramusim dimulai pada 06 January 2026.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
