December 1, 2025

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Erick Thohir Tetapkan Target Perak Timnas U-22 di SEA Games 2025: Strategi Jangka Panjang?

Jakarta, 26 November 2025 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara mengenai penetapan target perak bagi Tim Nasional Indonesia U-22 pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Pernyataan ini sontak memantik diskusi di kalangan pegiat sepak bola nasional, mengingat ekspektasi tinggi publik yang selalu menginginkan medali emas.

Target yang relatif konservatif ini, jika dibandingkan dengan ambisi meraih emas yang kerap diusung, disebut-sebut sebagai bagian dari strategi besar PSSI dan pemerintah untuk pembangunan sepak bola Indonesia yang lebih berkelanjutan. Erick Thohir menekankan bahwa fokus utama bukan hanya pada hasil instan, melainkan pada proses pembinaan dan pengembangan talenta muda yang matang.

Membaca Target Realistis di Tengah Harapan Emas

SEA Games selalu menjadi panggung penting bagi Indonesia, khususnya di cabang olahraga sepak bola. Timnas Indonesia U-22 terakhir kali meraih medali emas pada tahun 1991, dan sejak itu, berbagai generasi pemain telah mencoba namun selalu terhenti di babak-babak krusial. Kegagalan-kegagalan masa lalu ini, dikombinasikan dengan persaingan ketat di Asia Tenggara, mungkin menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan target yang lebih terukur.

Meski target perak terkesan tidak ambisius bagi sebagian pihak, Erick Thohir, dalam keterangannya, mengindikasikan adanya pertimbangan mendalam. Hal ini bisa jadi mencakup peta kekuatan lawan, ketersediaan pemain, serta rencana pengembangan yang tidak ingin terburu-buru. Thailand, sebagai tuan rumah, diprediksi akan menjadi pesaing kuat, begitu pula dengan Vietnam dan Malaysia yang terus menunjukkan progres signifikan dalam pembinaan usia muda mereka.

“Target perak di SEA Games 2025 ini bukan berarti kita pesimis, melainkan realistis dan terukur. Kita ingin fokus pada pembangunan fondasi yang kuat untuk sepak bola kita. Medali adalah bonus dari sebuah proses yang benar. Kita ingin pemain muda kita tumbuh dengan mentalitas juara, tetapi juga memahami pentingnya tahapan dan kerja keras. Ini adalah bagian dari visi jangka panjang PSSI untuk menjadikan Indonesia kekuatan sepak bola yang disegani, bukan hanya di level regional, tapi juga internasional,” ujar Erick Thohir.

Strategi Pengembangan Pemain dan Visi Sepak Bola Nasional

Penetapan target perak ini dapat diartikan sebagai cerminan dari strategi PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang berorientasi pada pengembangan jangka panjang. Program-program seperti pembinaan usia dini, liga-liga junior yang kompetitif, serta standarisasi akademi sepak bola menjadi krusial. Target di SEA Games 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi Timnas U-22 untuk menunjukkan progres dari program-program tersebut, tanpa memberikan tekanan berlebihan yang justru bisa menghambat perkembangan pemain.

Fokus pada perak bukan berarti menyerah pada emas. Ini lebih kepada pendekatan bertahap. Jika target perak berhasil dicapai, hal ini akan memberikan kepercayaan diri yang besar bagi para pemain muda dan staf pelatih untuk melangkah ke turnamen berikutnya dengan ambisi yang lebih tinggi. Selain itu, pengalaman bertanding di turnamen internasional seperti SEA Games sangat penting untuk mematangkan mental dan kemampuan taktik para pemain sebelum mereka naik ke level tim senior.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya PSSI untuk mempersiapkan tim-tim nasional yang mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi, seperti Kualifikasi Piala Dunia atau Piala Asia U-23. Dengan demikian, SEA Games 2025 akan menjadi salah satu batu loncatan penting dalam roadmap pengembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan, dengan harapan medali perak bisa menjadi fondasi menuju kejayaan emas di masa depan.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda