February 25, 2026

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Jesus Casas, Pelatih yang Dikaitkan Timnas Indonesia, Resmi Tangani Klub Singapura

Jesus Casas, pelatih berkebangsaan Spanyol yang sempat menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia karena digadang-gadang akan menukangi Timnas Garuda, kini resmi mengukir babak baru dalam kariernya. Per 24 February 2026, Casas secara resmi diumumkan sebagai pelatih kepala Lion City Sailors, salah satu klub raksasa di Liga Primer Singapura. Keputusan ini secara efektif mengakhiri segala spekulasi yang sempat mengaitkannya dengan masa depan kepelatihan Tim Nasional Indonesia.

Rumor Timnas Indonesia dan Harapan yang Menggantung

Sebelum keputusannya berlabuh di Singapura, nama Jesus Casas tak asing di telinga pecinta sepak bola Tanah Air. Pelatih berusia 50 tahun ini sempat santer dikaitkan dengan kursi pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Rumor tersebut mencuat di tengah spekulasi mengenai masa depan Shin Tae-yong dan kebutuhan PSSI untuk mempertimbangkan opsi pelatih lain yang dapat membawa Timnas Garuda ke level yang lebih tinggi. Gaya kepelatihannya yang diklaim modern dan pengalaman sebagai asisten pelatih di sejumlah klub besar Eropa, serta menukangi Timnas Irak, menjadikannya kandidat yang menarik perhatian publik dan media.

Spekulasi ini semakin menguat setelah beberapa laporan menyebutkan adanya komunikasi antara kubu Casas dan pihak PSSI. Namun, negosiasi tersebut tidak pernah berujung pada kesepakatan resmi. PSSI pada akhirnya memilih untuk melanjutkan kerja sama dengan Shin Tae-yong, yang dianggap telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan demikian, Casas menjadi salah satu nama dalam daftar panjang pelatih top yang sempat diisukan akan menukangi Timnas Indonesia, namun pada akhirnya tidak terealisasi.

Tantangan Baru Bersama Lion City Sailors

Setelah melewati periode spekulasi yang panjang, Jesus Casas kini memilih jalur baru dengan menerima pinangan Lion City Sailors. Klub yang berbasis di Singapura ini bukanlah sembarang tim; mereka adalah salah satu kekuatan dominan di Liga Primer Singapura, dengan ambisi besar untuk terus mengukir prestasi baik di kancah domestik maupun regional. Lion City Sailors dikenal dengan investasinya yang besar dalam sepak bola dan selalu menargetkan gelar juara.

Penunjukan Casas diharapkan dapat membawa sentuhan taktis baru dan pengalaman internasional yang luas ke dalam skuad Sailors. Rekam jejaknya sebagai asisten pelatih di Barcelona dan tim nasional Spanyol, serta kesuksesannya memimpin Timnas Irak, menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola tim di berbagai level dan tekanan. Ia sukses membawa Irak menjuarai Piala Teluk Arab pada 2023 dan mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, menandakan kemampuannya dalam membangun tim yang kompetitif. Keberhasilannya di Irak menunjukkan bahwa ia mampu bekerja dengan materi pemain yang beragam dan di bawah tekanan tinggi.

Target utama yang dibebankan kepada Casas kemungkinan besar adalah mempertahankan supremasi Lion City Sailors di liga lokal serta membawa mereka berbicara banyak di kompetisi antarklub Asia, seperti Liga Champions Asia atau Piala AFC. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim dan mengembangkan potensi para pemain muda di Singapura, sejalan dengan visi klub untuk menjadi kekuatan regional.

Seorang pengamat sepak bola nasional, yang enggan disebutkan namanya, berkomentar mengenai perkembangan ini: “Kehadiran Jesus Casas di Liga Singapura tentu menjadi keuntungan besar bagi perkembangan sepak bola di sana. Pengalaman dan filosofi kepelatihannya yang modern akan memberikan warna baru. Bagi Indonesia, ini mungkin menjadi sebuah kesempatan yang terlewatkan, namun dinamika pencarian pelatih memang selalu penuh kejutan.”

Bergabungnya Jesus Casas dengan Lion City Sailors menandai sebuah babak baru dalam kariernya, sekaligus menutup spekulasi yang sempat menghangatkan bursa pelatih di Indonesia. Sementara PSSI telah mantap dengan pilihan mereka, kehadiran Casas di kancah sepak bola Asia Tenggara lewat Singapura akan tetap menarik untuk disimak. Perjalanannya bersama Lion City Sailors akan menjadi tolok ukur baru bagi standar kepelatihan asing di regional ini, serta potensi persaingan yang semakin ketat di antara negara-negara Asia Tenggara.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda