Liverpool Bertahan: Federico Chiesa Tetap Target Utama, Tolak Godaan Serie A
Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer musim panas Eropa. Liverpool dilaporkan telah mengambil sikap tegas terkait penyerang Juventus, Federico Chiesa, meski ada godaan kuat dari sejumlah raksasa Liga Italia. The Reds bertekad untuk mempertahankan posisinya sebagai klub peminat utama dan menolak melepaskan pemain internasional Italia itu ke tangan rival di Serie A.
Keputusan ini menggarisbawahi komitmen Liverpool dalam membangun skuad yang kompetitif di bawah manajemen baru. Sumber-sumber yang dekat dengan klub Merseyside mengindikasikan bahwa Chiesa, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribbling-nya, adalah salah satu target prioritas mereka dan mereka tidak akan mudah menyerah dalam perburuan tanda tangannya.
Tarik Ulur di Bursa Transfer
Federico Chiesa, winger lincah berusia 26 tahun yang saat ini memperkuat Juventus, telah lama menjadi incaran banyak klub top Eropa berkat kecepatan, dribbling, dan insting golnya yang tajam. Dengan kontrak yang akan berakhir pada Juni 2025, situasinya menjadi sangat menarik di bursa transfer 08 January 2026 ini.
Beberapa klub elite Serie A, seperti AS Roma di bawah Daniele De Rossi dan SSC Napoli yang tengah merombak skuadnya, disebut-sebut sangat tertarik memboyong Chiesa kembali ke habitat alaminya. Laporan media Italia mengindikasikan bahwa tawaran informal telah diajukan, mencoba menguji ketahanan Juventus dan juga mengalihkan perhatian Chiesa dari potensi kepindahan ke luar Italia.
Liverpool sendiri sudah beberapa kali dikaitkan dengan Chiesa dalam beberapa bursa transfer terakhir. Namun, pada bursa transfer kali ini, laporan menunjukkan bahwa The Reds telah bergerak lebih serius, menempatkan Chiesa sebagai salah satu prioritas transfer mereka. Sikap ‘mempertahankan’ yang ditunjukkan Liverpool di sini diartikan sebagai komitmen kuat untuk tidak mundur dari perburuan, meskipun tekanan dari klub-klub Serie A semakin intens.
Strategi Jangka Panjang The Reds
Keputusan Liverpool untuk “mempertahankan” Chiesa—dalam artian tidak akan menyerah dalam perburuan tanda tangannya—bukan tanpa alasan. Gaya bermain Chiesa yang dinamis dan kemampuannya beroperasi di kedua sayap, serta sebagai second striker, sangat cocok dengan filosofi menyerang yang diusung oleh Liverpool. Terlebih lagi, dengan beberapa pemain senior di lini serang yang mulai menua atau menghadapi ketidakpastian masa depan, Chiesa dipandang sebagai investasi jangka panjang yang strategis.
Sumber internal klub mengindikasikan bahwa baik di era Jurgen Klopp maupun dengan kehadiran pelatih baru Arne Slot, Chiesa telah diidentifikasi sebagai profil yang pas untuk menambah kedalaman dan kualitas skuad. Kemampuannya untuk menciptakan peluang dan mencetak gol dari posisi sayap akan sangat berharga bagi The Reds yang terus berambisi untuk bersaing di level tertinggi, baik di Liga Primer maupun kompetisi Eropa.
“Kami sadar akan kualitas Federico dan minat dari klub lain. Namun, kami memiliki rencana jelas untuk pemain seperti dia. Kami tidak akan mudah menyerah dalam mencapai target transfer yang sudah ditetapkan dan kami yakin proyek kami menarik bagi pemain sekaliber Chiesa. Dia bukan sekadar opsi, tetapi bagian dari visi jangka panjang kami,” ujar seorang sumber yang enggan disebut namanya, dekat dengan manajemen Liverpool.
Meskipun Chiesa memiliki kontrak dengan Juventus hingga Juni 2025, hal ini membuka peluang bagi klub peminat untuk mendapatkan dirinya dengan harga yang lebih “terjangkau” dibandingkan jika kontraknya masih panjang. Namun, hal ini juga memicu persaingan ketat, dan Liverpool tampaknya siap mengeluarkan dana yang signifikan untuk memastikan sang pemain mendarat di Anfield, alih-alih kembali ke klub Serie A.
Dengan sikap tegas yang ditunjukkan oleh Liverpool, saga transfer Federico Chiesa diperkirakan akan menjadi salah satu cerita paling menarik di bursa transfer musim panas ini. Para penggemar The Reds kini menanti apakah klub kesayangan mereka akan berhasil memenangkan perburuan dan membawa bintang Italia itu ke Merseyside, atau apakah godaan dari klub-klak Serie A akan berhasil membalikkan keadaan. Satu hal yang pasti, Liverpool tidak akan mundur begitu saja.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda
