February 5, 2026

Delik Kalbar

Satu Portal, Banyak Cerita

Masa Depan Sandro Tonali: Newcastle Terjepit, Juventus Mengintai di Persimpangan Jalan

Spekulasi mengenai masa depan gelandang berbakat Sandro Tonali kembali memanas, bahkan saat ia masih menjalani sanksi larangan bermain. Pemain yang direkrut dengan harga fantastis oleh Newcastle United ini kini berada di persimpangan jalan krusial, dengan raksasa Italia, Juventus, disebut-sebut siap mengintai situasinya. Situasi ini diperparah oleh tekanan finansial dan kebutuhan ambisius Newcastle untuk lolos ke Liga Champions pada musim-musim mendatang, khususnya menjelang periode krusial 2026/2027.

Tonali, yang didatangkan dari AC Milan pada musim panas 2023 dengan banderol mencapai 60 juta Poundsterling, harus menepi dari lapangan hijau setelah menerima sanksi larangan bermain selama 10 bulan akibat kasus pelanggaran taruhan olahraga. Keputusan ini, yang diumumkan pada Oktober 2023, secara efektif membuatnya absen hampir sepanjang musim 2023/2024. Absennya Tonali tidak hanya merugikan Newcastle secara teknis di lapangan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai nilai investasi klub dan strategi jangka panjang mereka di tengah ketatnya regulasi Financial Fair Play (FFP).

Tekanan di St James’ Park

Bagi Newcastle United, kehadiran Tonali adalah bagian dari visi ambisius pemilik asal Arab Saudi untuk membangun kekuatan baru di Liga Primer dan Eropa. Ia diharapkan menjadi jangkar lini tengah yang kokoh. Namun, dengan larangan bermain yang masih berlangsung, performa tim yang fluktuatif, serta ancaman regulasi FFP, The Magpies menghadapi dilema besar. Kegagalan lolos ke Liga Champions, terutama untuk musim 2024/2025 dan 2025/2026, bisa berarti kerugian finansial signifikan yang mungkin memaksa klub untuk mengambil langkah-langkah drastis, termasuk melepas pemain kunci.

Sumber internal klub, yang tidak dapat disebutkan namanya, mengindikasikan bahwa manajemen Newcastle sedang mengevaluasi semua opsi strategis untuk menjaga stabilitas keuangan dan daya saing tim. Penjualan Tonali, yang berpotensi menarik minat klub besar dengan tawaran menggiurkan, bisa menjadi salah satu cara untuk menyeimbangkan neraca keuangan dan memberikan ruang bagi rekrutmen pemain baru di posisi lain. Ini adalah skenario yang menyakitkan, mengingat besarnya investasi awal dan harapan yang disematkan pada gelandang internasional Italia tersebut.

“Ini adalah situasi yang sangat pelik bagi Newcastle. Mereka berinvestasi besar pada Tonali, dan meski ia menghadapi masa sulit, kualitasnya tak diragukan. Namun, jika kegagalan lolos Liga Champions berlanjut dan tekanan FFP meningkat, penjualan pemain kunci seperti Tonali bisa menjadi opsi yang sulit namun realistis untuk menyeimbangkan keuangan klub dan mendanai rekrutmen lain.”

Juventus: Kesempatan Emas dari Turin?

Di sisi lain, Juventus, yang dikenal selalu mencari kesempatan di bursa transfer, melihat situasi Tonali sebagai potensi emas. Klub berjuluk Si Nyonya Tua ini diketahui sudah lama mengagumi Tonali sejak ia masih membela Brescia dan sempat bersaing ketat dengan AC Milan untuk mendapatkan jasanya. Dengan kondisi lini tengah Juventus yang kerap inkonsisten dan kebutuhan akan gelandang kelas dunia yang mampu mendikte permainan, Tonali menjadi profil yang sangat menarik.

Kabar yang beredar di media Italia pada 05 February 2026 menyebutkan bahwa Juventus sedang memantau dengan cermat perkembangan di St James’ Park. Mereka siap bergerak jika Newcastle terpaksa menjual Tonali dengan harga yang lebih terjangkau, terutama jika sanksi larangan bermain Tonali telah berakhir atau mendekati akhir. Kembali ke Serie A bisa menjadi pilihan menarik bagi Tonali sendiri, memberinya kesempatan untuk membangun kembali kariernya di lingkungan yang familiar dan di bawah tekanan yang mungkin sedikit berbeda dari Liga Primer Inggris.

Pertarungan strategis di bursa transfer ini diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa waktu ke depan. Masa depan Sandro Tonali bukan hanya tentang karier seorang pemain, melainkan juga tentang ambisi, tekanan finansial, dan strategi jangka panjang dua raksasa sepak bola Eropa. Apakah Newcastle akan bertahan dengan investasinya atau tunduk pada tekanan FFP, dan apakah Juventus akan berhasil memanfaatkan situasi ini, akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik menjelang jendela transfer berikutnya dan berlanjut hingga musim 2026/2027.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda